
Achmad Gusfandy Akbar, Pengajar di Pesantren Tahfidz Ekonomi Islam Multazam. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Berpuasa di bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Lebih dari itu, puasa Ramadan menjadi semacam madrasah ruhani untuk melatih pengendalian diri (self-control) dalam berbagai aspek kehidupan.
Baik dalam hal ucapan, emosi, pandangan, hingga berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa pengendalian diri, puasa bisa kehilangan makna spiritualnya.
Kultum hari ini, Sabtu (28/2) tentang Ramadhan dan Pengendalian Diri, dibawakan oleh Achmad Gusfandy Akbar, Pengajar di Pesantren Tahfidz Ekonomi Islam Multazam.
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hamdan wa syukran lillah. Rabbishraḥlī ṣhadrī, wa yassir lī amrī, waḥlul ‘uqdatan min lisānī, yafqahū qawlī. Allahumma sholli ala Muhammad wa ali Muhammad. Amma bakdu.
Sebagaimana dalam firman Allah Subhanahu Wataala dalam Quran surah Ala'raf ayat 201.
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُم مُّبْصِرُونَ
Yang artinya, sesungguhnya orang-orang yang bertakwa apabila dirinya ditimpa waswas dari setan, maka dia akan mengingat Allah, dan ketika mengingat Allah itulah akan ditampakkan kesalahan-kesalahannya, akan dibukakan kesalahan-kesalahannya untuk kemudian kita atau orang bertakwa tersebut berhenti dari melakukan perbuatan maksiat tersebut.
Ayat ini sangat relevan sekali dengan kondisi kita saat ini yang sedang berpuasa. Yaitu jika kita melihat pada ayat yang lain di surah Albaqarah yang berbunyi:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Ujung dari ayat ini menyebutkan bahwa orang yang bertakwa salah satu cirinya adalah orang yang mengerjakan ibadah puasa.
Dan di ayat surat Ala'raf ayat 201, ciri dari orang bertakwa adalah dia yang bisa mengendalikan hawa nafsunya dengan cara senantiasa berzikir dan mengingat Allah Subhanahu Wataala.
Untuk itu di bulan yang berbahagia ini, di bulan yang penuh dengan keberkahan ini, marilah sama-sama kita kuatkan kembali, kita maksimalkan kembali, kita upayakan kembali pengendalian diri kita, pengendalian hawa nafsu kita agar kelak setelah di bulan Ramadhan kita bisa lebih bijak, kita bisa lebih kuat lagi dalam mengendalikan diri kita dan dalam mengendalikan hawa nafsu kita.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah Subhanahu Wataala.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
