Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Maret 2026, 19.58 WIB

6 Kesalahan Saat Tarawih yang Sering Terjadi, Umat Islam Perlu Waspada

Ribuan umat muslim memadati Masjid Istiqlal pada malam pertama pelaksanaan shalat tarawih Ramadhan 1447 Hijriah, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Ribuan umat muslim memadati Masjid Istiqlal pada malam pertama pelaksanaan shalat tarawih Ramadhan 1447 Hijriah, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Shalat Tarawih termasuk salah satu ibadah sunnah yang paling dinantikan banyak muslim dan muslimah saat bulan Ramadhan. Ibadah ini dikerjakan setelah shalat Isya dan memiliki keutamaan besar karena dilakukan pada bulan penuh berkah dan ampunan. 

Meski demikian, masih banyak jamaah yang tanpa sadar melakukan kesalahan saat melaksanakan shalat Tarawih, yang dampaknya bisa mengurangi kekhusyukan, bahkan bisa berdampak pada nilai ibadah.

Supaya ibadah Tarawih dapat lebih maksimal, penting untuk mengetahui apa saja kesalahan saat Tarawih yang sering terjadi. Tujuannya adalah supaya menjadi bahan renungan dengan harapan kualitas ibadah kita bisa lebih maksimal.

Shalat Tarawih adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan. Selain memperbanyak rakaat, yang tak kalah penting adalah menjaga kekhusyukan, ketenangan, dan kesempurnaan rukun shalat.

Berikut 6 kesalahan yang perlu dihindari dalam pelaksanaan shalat Tarawih.

1. Terlalu Cepat dalam Gerakan dan Bacaan

Salah satu kesalahan paling umum yang terjadi dalam pelaksanaan shalat Tarawih adalah terlalu cepat. Bacaan dan gerakan dilakukan tergesa-gesa, bahkan tanpa tuma’ninah (tenang sejenak di setiap gerakan) saking cepatnya. 

Padahal, tuma’ninah merupakan bagian dari rukun shalat yang tidak boleh ditinggalkan. Shalat yang dilakukan terlalu cepat berisiko tidak sah apabila ada rukun shalat tidak terpenuhi.

2. Tidak Menyempurnakan Shaf

Merapatkan dan meluruskan shaf merupakan anjuran dalam pelaksanaan shalat berjamaah. Namun, saat Tarawih sering terlihat jamaah berdiri renggang atau shaf terputus. 

Shaf tidak hanya menambah nilai dalam pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah, tapi juga lebih rapi, mencerminkan persatuan. Rasulullah menekankan akan pentingnya meluruskan shaf sebelum shalat dimulai untuk kesempurnaan ibadah.

3. Niat Kurang Lurus

Kesalahan paling mendasar dalam pelaksanaan shalat Tarawih adalah niat yang kurang tulus. Hal itu misalnya hanya ingin terlihat rajin ibadah oleh keluarga, tetangga, atau sekadar mengikuti kebiasaan.

Shalat Tarawih seharusnya diniatkan semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT dan meningkatkan ketakwaan di bulan Ramadhan.

4. Bermain HP Disela Shalat atau Khutbah Singkat

Di era digital sekarang ini, penggunaan handphone menjadi salah satu gangguan terbesar dalam ibadah. Ada jamaah yang masih membuka pesan atau media sosial saat jeda Tarawih, bahkan saar imam sedang memberikan tausiyah singkat.

Mengakses HP disela-sela pelaksanaan shalat Tarawih memang tidak dilarang. Akan tetapi hal itu dapat mengurangi kekhusyukan karena pikiran akan melayang ke hal-hal lain di luar shalat.

Sebaiknya HP dimatikan atau diatur dalam mode senyap sebelum shalat dimulai dan tidak menggunakannya kecuali tuntas melaksanakan ibadah Tarawih.

5. Tidak Memahami Bacaan Shalat

Banyak umat Islam membaca bacaan shalat tanpa memahami maknanya. Padahal, memahami arti bacaan dapat meningkatkan kekhusyukan dan penghayatan dalam beribadah.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore