Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Oktober 2025, 20.46 WIB

Alfie Alfandy Bikin Kejutan Jadi Pemimpin WO Zalim, Bukan Ustadz Lagi

Alfie Alfandy. (Instagram: alfiealfandy)

JawaPos.com - Alfie Alfandy selama ini dikenal publik sebagai aktor dengan imej religius. Dia kerap memerankan karakter ustadz dalam film-film yang dibintanginya.

Alfie memerankan karakter ustadz dalam film Hijrah Cinta, Wanita Ahli Neraka, Pengantin Setan, dan Sihir Pelakor. Banyak film lain juga memuat peran serupa yang dia mainkan.

Dalam film Sampai Titik Terakhirmu yang dibintangi Arbani Yasiz dan Mawar Eva de Jongh, Alfie tidak lagi jadi ustadz. Dia berperan sebagai Deri, pemimpin zalim dalam bisnis wedding organizer (WO).

"Di film ini, aku berperan sebagai Deri, pemimpin WO zalim, egois, nggak peduli sama anak buahnya," kata Alfie Alfandy dalam jumpa pers film Sampai Titik Terakhirmu di Senayan, Jakarta, Rabu (8/0/10).

Alfie senang sekaligus bersyukur mendapat kesempatan bermain di luar zona nyamannya. Selama ini, dia selalu berperan sebagai ustadz dalam film-film yang dibintanginya.

Menurut dia, sebagai aktor, penting menjajal karakter baru untuk pengalaman lebih luas. Hal ini membuatnya semakin berkembang dalam berakting.

"Aku mengucapkan terima kasih sama Lyto, Pak Andi, Marina. Terima kasih sudah memberikan kesempatan ini, karena ini yang aku tunggu-tunggu biar nggak jadi ustadz terus," ucap Alfie Alfandy.

Film Sampai Titik Terakhirmu mengisahkan Albi Dwizky (Arbani Yasiz), anak rantau yang bekerja di bisnis WO. Dia bermimpi menikah dan memiliki keluarga bahagia.

Suatu hari saat pulang kantor, kepalanya tak sengaja menjadi samsak bola futsal yang melayang. Alih-alih marah, dia malah terpana melihat pelaku, Shella Selpi (Mawar Eva de Jongh).

Shella adalah sosok perempuan extrovert, atlet, konten kreator, dan kembang komplek. Dari situ, hubungan Shella dan Albi jadi semakin dekat.

Mereka sering bertemu di kegiatan sosial komplek dan acara nongkrong bersama teman-teman. Karakter mereka yang berbeda justru membuat mereka tertarik satu sama lain.

Seiring waktu, cinta perlahan tumbuh di antara mereka berdua. Mereka memiliki mimpi indah untuk masa depan bersama.

Di tengah perjuangan mengejar mimpi, Shella sakit penyakit ganas. Albi menemani dan mendukungnya di masa sulit hidup mereka.

"Film ini membuat kita berkaca. Pesannya, setiap orang yang ada di samping kita, selagi ada kesempatan, jangan pernah kita sia-siakan dia," ungkap Alfie Alfandy.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore