Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Desember 2025, 02.30 WIB

Menurut Hotman Paris, Inara Rusli-Insanul Fahmi Bisa Masuk Penjara, Tidak Bisa Bilang "Tidak Tahu"

Hotman Paris Hutapea menanggapi kasus KDRT terhadap selebgram, Cut Intan Nabila - Image

Hotman Paris Hutapea menanggapi kasus KDRT terhadap selebgram, Cut Intan Nabila

JawaPos.com - Kasus dugaan perzinahan dan perselingkuhan yang dilaporkan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli dan suaminya, Insanul Fahmi, mulai berjalan proses hukumnya di Polda Metro Jaya.

Saat ini sudah masuk agenda pemeriksaan saksi-saksi untuk mendalami dugaan tindak pidana yang telah dilaporkan. Belum lama ini, Wardatina Mawa menyampaikan keterangan di hadapan penyidik dengan kapasitasnya sebagai saksi pelapor.

Penyidik akan terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya sebelum akhirnya melakukan pemanggilan untuk memeriksa pihak terlapor, Inara Rusli dan Insanul Fahmi.

Yang menjadi perhatian publik adalah adanya pernikahan siri antara Inara Rusli dengan Insanul Fahmi yang kabarnya terjadi pada tanggal 7 Agustus 2025 atau sehari sebelum mereka melakukan hubungan suami-istri, sebagaimana dalam data rekaman kamera CCTV yang berhasil didapatkan Mawa.

Terkait hal tersebut, Hotman Paris mengungkapkan bahwa pernikahan siri tidak menghalangi Insanul Fahmi dan Inara Rusli terbebas dari jerat hukum pidana.Pasalnya, negara tidak mengakui adanya pernikahan siri.

"Pernikahan siri itu bukan jadi alasan seseorang terbebas dari pasal perzinahan karena suatu perkawin. Suatu hubungan intim yang sah di mata hukum harus nikah secara hukum negara. Kalau hanya sebatas kawin siri belum dianggap sebagai pernikahan yang sah," kata Hotman Paris.

Terkait alasan Inara Rusli yang mengaku tidak tahu bahwa Insanul Fahmi punya istri sebelumhya, menurut Hotman Paris, hal itu tidak dapat dijadikan alasan untuk membebaskan diri dari tindak pidana perzinahan.

"Secara umum ya, dalam suatu tindak pidana perzinahan tidak bisa mengatakan bahwa aku tidak tahu dia sudah nikah, aku tidak tahu pasangan saya itu sudah punya istri. Itu suatu alasan yang sulit untuk membebaskan diri," tuturnya.

"Nanti semua orang akan mengatakan begitu, 'aku nggak tahu dia punya suami'. Jadi, kurang beralasan mengatakan saya tidak tahu dia punya istri. Masak nggak tahu identitas lelaki, sedangkan mereka sudah menempuh kenikmatan dunia," papar Hotman Paris.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore