Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Desember 2025, 04.56 WIB

Verrell Bramasta Pasang Badan Soal Dugaan Penyelewangan Dana Atlet Disabilitas

Verrell Bramasta bersama atlet disabilitas. (istimewa) - Image

Verrell Bramasta bersama atlet disabilitas. (istimewa)

JawaPos.com— Verrell Bramasta memberikan perhatian secara serius terkait adanya dugaan penyelewengan, konseling, atau pemotongan dana atlet penyandang disabilitas di bawah struktur NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) di daerah.

Verrell Bramasta mengatakan, dirinya menerima laporan adanya indikasi dan pemotongan dana atlet disabilitas di bawah struktur NPCI daerah, termasuk sebagian dana pelatihan yang diduga diselewengkan untuk kepentingan di luar kegiatan olahraga.

"Ini bukan sekedar soal administrasi. Ada dugaan penyalahgunaan kekuasaan. Atlet yang sudah mengharumkan nama daerah justru diperlakukan tidak manusiawi," kata Verrell Bramasta.

Putra Venna Melinda tidak rela jika hak-hak atlet difabel dirampas. Sedangkan mereka berjuang di tengah keterbatasan untuk mengharumkan nama bangsa.

Verrell Bramasta meminta negara harus hadir bukan hanya saat mereka berdiri di podium membawa medali. Negara harus hadir pada saat hak-hak mereka terancam atau dirampas.

Verrell mendesak Kemenpora untuk mengusut tuntas janji temu dana, termasuk memastikan hak 22 atlet NPCI Bekasi dapat dipenuhi sebagaimana mestinya. Selain itu, Verrell meminta pemerintah memperkuat mekanisme pengawasan agar praktik serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Bagi Verrell Bramasta, olahraga bukan sekadar pertandingan. aku adalah ruang martabat, keadilan, dan kesempatan. Oleh karena itu, apa yang menjadi hak mereka tidak boleh disunat, namun lagi-lagi tidak diberikan sama sekali.

“Kalau mereka bisa berjuang untuk merah-putih, maka negara wajib berjuang untuk mereka juga,” tegas Verrell Bramasta.

Pembelaan Verrell Bramasta terhadap atletnya sejati bukan kali ini saja.Dalam rapat Komisi X bersama Menpora Erick Thohir pada bulan September 2025 lalu, Verrell mengungkapkan ada puluhan atlet penyandang disabilitas yang tidak menerima gaji dan uang.makan.

Tak hanya itu, menurut Verrell, mereka juga harus menghadapi upaya pembungkaman pada saat mereka menuntut haknya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore