Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2026, 22.02 WIB

Kak Seto Buka Suara Usai Dinilai Minim Perannya Selamatkan Aurelie Moeremans

Ketua LPAI Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto. M. Risyal Hidayat/Antara - Image

Ketua LPAI Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto. M. Risyal Hidayat/Antara

JawaPos.com - Buku Broken Strings dari Aurelie Moeremans yang menceritakan tentang pengalamannya menjadi korban child grooming pada masa lalu, menyeret nama Pemerhati Anak Seto Mulyadi atau Kak Seto.

Dalam ceritanya, ibunda Aurelie Moeremans, Sri Sunarti, sempat mendatangi Komnas PA di bawah naungan Seto Mulyadi atau Kak Seto. Pada saat itu, ibunda Aurelie dinilai tidak mendapat kejelasan apa pun.

Setelah dari Kak Seto, ibunda Aurelie Moeremans juga sempat mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk curhat terkait perlakuan tidak baik yang dialami Aurelie Moeremans diduga dilakukan oleh Roby Tremonti.

Dinilai tidak berperan aktif dalam menyelamatkan Aurelie Moeremans, Kak Seto akhirnya buka suara. Melalui unggahannya di Instagram Story, dia menepis tudingan tidak berperan aktif untuk menyelamatkan Aurelie.

"Mohon kepada para sahabat semua, kiranya kita dapat menyikapi kembali pemberitaan terkait kasus tersebut dengan kepala dingin dan hati yang jernih, tanpa memelintir fakta ke arah pemahaman yang keliru," ujar Kak Seto.

"Pada masanya, kami telah berupaya semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan tanggung jawab kami saat itu," imbuh Kak Seto.

Dia memahami bahwa setiap peristiwa tidak menyenangkan yang terjadi dalam kehidupan seseorang pasti menyisakan luka. Namun, hal itu juga menjadi pembelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat.

"Apabila di tahun 2026 ini ada pihak yang kembali mengangkat kasus tahun 2010 tersebut, kiranya hal itu tidak dijadikan ruang untuk saling menuduh, memfitnah, menyerang secara personal, atau mengubah makna fakta yang sebenarnya," kata Kak Seto.

Dia pun meminta semua pihak bersikap bijak, adil dan berempati. "Kami berharap semua pihak yang pernah terlibat dapat terus pulih, berdamai dengan masa lalu, dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan," pintanya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore