Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Januari 2026, 15.51 WIB

Reza Arap, Fuji, hingga Dara Arafah Datangi Rumah Duka Selebgram Lula Lahfah

Selebgram Lula Lahfah meninggal dunia. (Instagram: lulalahfah) - Image

Selebgram Lula Lahfah meninggal dunia. (Instagram: lulalahfah)

JawaPos.com - Kematian Selebgram Lula Lahfah sangat mengejutkan bagi banyak pihak. Banyak yang kaget bahkan sempat mengira kabar duka yang beredar di media sosial adalah berita hoaks, tadi malam.

Mereka baru mulai memercayainya setelah adanya pernyataan dari orang dekat YouTuber Reza Arap.

Lula Lahfah mengembuskan napas terakhir di usia 26 tahun dan dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di salah satu apartemen di bilangan Jakarta Selatan, Jumat (23/1).

Jenazah Lula Lahfah sempat dibawa ke rumah duka RS Fatmawati Jakarta Selatan, tadi malam. Sejumlah sahabat datang ke sana, termasuk sang kekasih, Reza Arap, Fuji, hingga Dara Arafah.

Namun sekitar pukul 01.35 WIB, jenazah Lula Lahfah dipindahkan oleh pihak keluarga dari RS Fatmawati. Kabarnya, jenazahnya dipindahkan ke rumah duka Grand Heaven Jakarta.

Lula Lahfah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB oleh petugas keamanan apartemen.

Pihak keamanan apartemen melakukan pengecekan atas permintaan ART yang curiga dengan kondisi Lula Lahfah tidak kunjung keluar dari kamar. Setelah didatangi pihak keamanan, Lula ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Sebelum meninggal, Lula Lahfah sempat menceritakan kronologi sakit yang dialaminya melalui unggahan di akun media sosialnya. Dia sempat curhat mengalami meriang, badan terasa ngilu, hingga sakit pada bagian perut.

"Awalnya meriang dan sebadan ngilu, sendi sendi ngilu, dipegang aja ngilu, demam tinggi, terus perut aku keram banget banget, napas aja sakit," cerita Lula Lahfah dalam unggahan di akun media sosialnya yang diunggah ulang akun Gosip Danu di Instagram.

Setelah diperiksa ke salah satu rumah sakit, dokter yang menanganinya menyatakan bahwa Lula Lahfah didiagnosis terkena infeksi bakteri.

"Pas ditelusuri bakterinya dari urine, aku ISK. Aku memang punya riwayat ISK karena dulu suka nahan buang air kecil. Aku bingung aku nggak ada gejala anyeng-anyengan sama sekali kok bisa ISK," ungkapnya lebih lanjut.

Menurut penuturan Lula Lahfah, ISK itu terjadi pada dirinya akibat kurangnya mengonsumsi air putih. Kekurangan cairan pada tubuh juga bisa menyebabkan perut jadi keram.

"Aku entah kenapa memang selalu lupa untuk minum, habis makan mie yang seret aja aku bisa nggak minum gitu, ditambah karena aku pernah ISK. Aku takut kalau minum air banyak, takut pengen pipis disaat yg tidak tepat," katanya.

"Contoh lagi dijalan macet tiba-tiba kebelet. Duh, aku anti banget. Tapi ternyata malah bikin ISK juga karena kurang minum," imbuh Lula Lahfah.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore