Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Januari 2026, 16.51 WIB

Lula Lahfah Meninggal, Dinar Candy Ingatkan Bahaya Vape yang Beredar di Kelab Malam

DJ Dinar Candy. (Instagram: dinar_candy) - Image

DJ Dinar Candy. (Instagram: dinar_candy)

JawaPos.com - Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah di usia 26 tahun menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan dan juga bagi sejumlah sahabat. Terutama bagi kekasihnya, Reza Arap.

Netizen sempat tidak percaya dengan kabar yang beredar di media sosial perihal meninggalnya Lula Lahfah. Pasalnya, dia masih sangat muda tidak ada riwayat penyakit serius dialaminya.

Lula Lahfah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di salah satu apartemen di bilangan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB. Dia ditemukan petugas keamanan apartemen setelah dia tidak kunjung keluar dari kamarnya.

Meski belum ada konfirmasi resmi perihal penyebab meninggalnya Lula Lahfah, netizen ramai membicarakan diduga akibat penyalahgunaan zat berbahaya yang dikonsumsinya sebagai penyebab dia meninggal.

Lula Lahfah meninggal dunia, DJ Dinar Candy mengingatkan betapa bahayanya vape yang diperjualbelikan di kelab malam.

"Wahai anak-anak muda, hati-hati sama podgeter, itu berbahaya," ungkap Dinar Candy dalam unggahannya di Instagram.

Dia secara pribadi mengaku kerap ditawari untuk mengonsumsi vape itu saat berada di kelab malam. Dinar Candy punya sikap tegas menolak bujuk rayu orang yang menawarinya.

"Beberapa kali di club ada anak muda yang nawarin podgeter. Itu berupa kayak vape gitu tapi kecil. 'Teh, coba sedot ini nanti enak melayang sampai pagi'," cerita Dinar Candy menirukan orang yang menawarinya.

Penawaran itu ditolaknya secara tegas dengan alasan aktif berolahraga, sehingga Dinar Candy memilih tidak merokok.

"Pas kesini-sini tambah lagi ada seorang cewek out of control terus-terusan fotoin favegeter itu buat ngajak make bareng. Itu bahaya lho," Dinar Candy mengingatkan.

Dia pun meminta para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya yang sudah mulai beranjak dewasa. Harus dipastikan mereka tidak mengonsumsi vape yang memiliki kandungan berbahaya.

"Buat ibu bapak di rumah, anak-anak yang beranjak dewasa diawasin podgetar itu. Bahaya lho, narkocoy," ungkapnya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore