
Olla Ramlan memiliki pengalaman unik saat menginap di salah satu pedalaman Malaysia, dengan fasilitas yang sangat terbatas. (Instagram ollaramlan)
JawaPos.com – Penginapan pada umumnya dilengkapi dengan toilet dan kamar mandi demi kenyamanan para tamu. Namun, Olla Ramlan justru memiliki pengalaman unik saat menginap di salah satu pedalaman di Negeri Jiran, Malaysia, dengan fasilitas yang sangat terbatas.
Menurut Olla Ramlan, dirinya pernah bermalam di sebuah desa terpencil di Malaysia dengan kondisi penginapan yang masih sangat tradisional.
"Itu lokasinya di pedalaman, di pedesaan, di sebuah apa namanya... Bisa dilihat kan tadi air terjun, itu tuh masuk ke dalam situ dari kita mendarat di Kuala Lumpur, kira-kira 6 jam ke situ," cerita Olla Ramlan di bilangan Senayan, Jakarta, belum lama ini.
Saking tradisionalnya penginapan tersebut, tempat menginap yang ditempati Olla Ramlan tidak dilengkapi dengan toilet maupun kamar mandi di dalam kamar.
"Terus penginapan aku ke toiletnya aja sekitar 70 meter jalan kaki. Jadi benar-benar (butuh perjuangan)," kata Olla Ramlan.
Pengalaman tersebut ia alami saat menjalani proses syuting Walid Season 2 di pedalaman Malaysia. Meski harus menghadapi fasilitas yang jauh dari kata nyaman, Olla mengaku tetap menikmati proses syuting.
Olla Ramlan mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam Walid Season 2 menjadi pengalaman berharga. Serial ini melibatkan para pemain dari Malaysia dan season pertamanya sempat trending di beberapa negara.
Demi profesionalitas, Olla Ramlan bahkan rela tidak merayakan malam tahun baru bersama keluarga karena harus menjalani syuting.
"Aku bilang sama anak-anak mau fokus kerja dulu. Karena aku kerja buat apa? Buat keluarga, buat aku, buat anak-anak aku," tutur Olla Ramlan.
Dalam serial tersebut, Olla Ramlan memerankan karakter Raras, salah satu istri dari tokoh Walid. Ia menggambarkan Raras sebagai sosok perempuan yang memiliki keberanian saat berhadapan dengan istri-istri Walid lainnya.
Meski lokasi syuting berada di pedalaman dengan fasilitas terbatas, Olla Ramlan tetap dituntut untuk fokus penuh selama bekerja. Ia pun bersyukur mendapatkan dukungan penuh dari tim produksi.
"Dialognya banyak.Skenario yang dikasihkan itu bahasa Malaysia semua. Jadi aku harus translate. Dialog segini-segini nih kalimatnya.Aku translate ke bahasa Indonesia, baru diingat lagi. Jadi lumayan double-double pekerjaannya. Tapi ya so far so good," katanya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
