Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Oktober 2025, 21.47 WIB

Langkah Strategis Tim Cook di Tiongkok: Dorong Peluncuran iPhone Air dan Perluas Dukungan eSIM Global

Tim Cook saat menghadiri acara peluncuran iPhone Air di Shanghai, Tiongkok, menandai langkah strategis Apple dalam memperluas dukungan eSIM dan memperkuat posisinya di pasar global. (SCMP) - Image

Tim Cook saat menghadiri acara peluncuran iPhone Air di Shanghai, Tiongkok, menandai langkah strategis Apple dalam memperluas dukungan eSIM dan memperkuat posisinya di pasar global. (SCMP)

JawaPos.com — Kunjungan terbaru CEO Apple, Tim Cook, ke Tiongkok menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat pijakan globalnya. Lawatan tersebut bertepatan dengan peluncuran iPhone Air di daratan Tiongkok, seiring dengan disetujuinya uji coba komersial teknologi eSIM oleh tiga operator besar negara itu.

Dilansir dari South China Morning Post, Rabu (15/10/2025), langkah ini menjadi bagian dari strategi promosi terpadu Apple untuk memperluas adopsi eSIM di pasar Asia. Tiga operator utama Tiongkok, yakni China Mobile, China Unicom, dan China Telecom, telah mengonfirmasi bahwa Kementerian Industri dan Teknologi Informasi memberikan izin untuk uji coba eSIM pada perangkat seluler.

Pada malam yang sama, Cook tampil dalam siaran langsung di platform Douyin (milik ByteDance) guna memperkenalkan seri iPhone 17 serta mengumumkan jadwal peluncuran iPhone Air di pasar domestik.

Menurut situs resmi Apple Tiongkok, pemesanan awal iPhone Air dibuka pada Jumat pukul 09.00 waktu setempat, sementara pengiriman dimulai Rabu berikutnya. Jadwal ini tertunda sekitar satu bulan dibandingkan pasar global akibat regulasi terkait eSIM. Harga awal iPhone Air ditetapkan 7.999 yuan (sekitar USD 1.122 atau Rp18,65 juta, berdasarkan kurs Rp16.590 per dolar).

Melalui akun Weibo resminya, Cook menulis, “Saya sangat antusias mengumumkan bahwa iPhone Air akan tersedia pekan depan, dan pemesanan dibuka mulai Jumat, 17 Oktober.” Ungkapan ini menggambarkan optimisme Apple terhadap potensi besar pasar Tiongkok dalam adopsi teknologi baru.

Selain itu, dukungan regulasi terhadap eSIM menandai tonggak penting dalam evolusi industri ponsel pintar Tiongkok. Teknologi ini menggantikan kartu SIM fisik, memungkinkan desain perangkat lebih ramping, serta menghadirkan autentikasi jaringan yang lebih aman.

Dalam pernyataannya di media sosial, China Telecom menyebut produsen lokal seperti Huawei dan Oppo “diharapkan secara bertahap meluncurkan ponsel berteknologi eSIM dalam waktu dekat.”

Meskipun Tiongkok tertinggal dalam penerapan eSIM dibandingkan pasar lain, lembaga riset GSMA Intelligence memperkirakan negara itu akan menyumbang sekitar 20 persen koneksi ponsel berbasis eSIM global pada akhir tahun ini. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Apple untuk memperluas pengaruhnya di Asia, terutama di segmen pengguna premium.

Selain agenda bisnis, Apple juga menegaskan komitmen sosialnya di Tiongkok. Perusahaan menyumbangkan dana tidak disebutkan jumlahnya kepada Universitas Tsinghua di Beijing untuk mendukung pendidikan lingkungan dan pengembangan pemimpin aksi iklim masa depan.

Dalam kunjungannya, Cook juga menyempatkan diri bertemu pelanggan di toko Apple di Pudong, Shanghai, serta menghadiri pembuatan video musik penyanyi Wang Feifei yang direkam menggunakan iPhone 17 Pro.

Sebelumnya, peluncuran iPhone Air sempat tertunda akibat pembatasan regulasi eSIM. Namun, dukungan pemerintah dan operator besar kini membuka jalan bagi ekspansi teknologi ini. “Tiongkok akan menjadi salah satu pasar paling penting dalam transisi menuju ponsel tanpa kartu SIM,” tulis The Verge dalam laporannya.

Langkah Apple di Tiongkok mencerminkan strategi geopolitik yang cermatm yakni memadukan inovasi produk, diplomasi teknologi, dan pendekatan sosial. Dengan peluncuran iPhone Air dan adopsi eSIM di Tiongkok, Apple menegaskan posisinya sebagai pemain kunci dalam transisi dunia menuju era tanpa kartu SIM (SIM-free). (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore