Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Oktober 2025, 15.47 WIB

Bukan Sekadar Takhayul, Ini Alasan Kota di Spanyol Melarang Adopsi Kucing Hitam Menjelang Halloween 2025

Ilustrasi Spanyol melarang adopsi kucing hitam selama Halloween. (marymarkevich/Freepik). - Image

Ilustrasi Spanyol melarang adopsi kucing hitam selama Halloween. (marymarkevich/Freepik).

JawaPos.com - Menjelang perayaan Halloween, sebuah kota di Spanyol mengambil langkah tegas untuk melindungi hewan peliharaan dari potensi penyalahgunaan.

Pemerintah kota Terrassa di wilayah Catalonia resmi melarang adopsi kucing berwarna hitam selama periode tertentu untuk mencegah ritual yang dianggap berbahaya.

Dilansir dari Daily Mail (19/10), pemerintah kota Terrassa mengumumkan kebijakan larangan adopsi kucing hitam mulai 6 Oktober hingga 10 November.

Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya permintaan adopsi terhadap kucing berwarna hitam menjelang perayaan Halloween yang menimbulkan kecurigaan akan kemungkinan praktik ritual atau tindakan kejam terhadap hewan.

Wakil Wali Kota Terrassa, Noel Duque, menjelaskan bahwa pihaknya menerima banyak panggilan dari warga yang ingin mengadopsi kucing hanya karena penampilan fisiknya.

“Kami ingin mencegah adopsi impulsif atau tren musiman yang bisa berujung pada penyiksaan. Jika seseorang ingin mengadopsi kucing hitam, harus membuktikan bahwa mereka benar-benar berniat merawatnya dengan penuh kasih,” ujar Duque.

Menurut data pemerintah kota, Terrassa memiliki lebih dari 9.800 kucing dengan sekitar 100 kucing siap diadopsi dan 12 di antaranya berwarna hitam.

Meski tidak ada bukti kekerasan terhadap kucing hitam, pemerintah menilai langkah ini perlu dilakukan sebagai tindakan pencegahan. Terrassa Animal Welfare Service menyebut kebijakan itu sebagai tindakan perlindungan sementara dan luar biasa untuk menjamin kesejahteraan hewan.

Tidak hanya Kota Terrassa, beberapa wilayah lain di Spanyol juga menerapkan kebijakan serupa. Organisasi perlindungan hewan La Posada Felina di Madrid bahkan menutup seluruh proses adopsi kucing sementara waktu.

Perwakilannya, Natalia Esteban, menyebut bahwa ritual yang melibatkan kucing sering ditemukan menjelang Halloween dan dapat mencakup tindakan mutilasi atau pengorbanan.

Meski bersifat sementara, pemerintah setempat tak menutup kemungkinan langkah serupa akan diberlakukan lagi di masa yang akan datang jika ancaman serupa kembali muncul. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore