Jalur kereta di Teluk Cádiz, Spanyol, bagian dari inisiatif transportasi publik nasional. (The Guardian)
JawaPos.com — Pemerintah Spanyol di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Pedro Sánchez mengumumkan peluncuran kartu transportasi publik nasional yang memungkinkan masyarakat bepergian ke seluruh negeri menggunakan bus dan kereta dengan tarif tetap 60 euro per bulan atau sekitar Rp1.174.800 (kurs Rp 19.580 per euro). Kebijakan ini juga memberikan tarif khusus 30 euro per bulan atau sekitar Rp587.400 bagi pengguna berusia di bawah 26 tahun.
Inisiatif ini, dijadwalkan mulai berlaku pada paruh kedua Januari 2026, dimaksudkan untuk merevolusi cara warga Spanyol memahami dan menggunakan transportasi umum dengan memberikan alternatif yang lebih hemat dan ramah lingkungan dibandingkan kendaraan pribadi.
Dilansir dari The Guardian, Selasa (16/12/2025), Sánchez mengatakan kartu tersebut berlaku untuk kereta jarak menengah (media distancia), kereta komuter (Cercanías/Rodalies), serta jaringan bus nasional. Dia menyebut kebijakan ini dirancang untuk menekan beban biaya transportasi rutin pekerja komuter secara signifikan.
“Kami berbicara tentang 2 juta orang yang setiap bulan akan mengeluarkan biaya transportasi yang lebih efisien untuk perjalanan kerja, kepulangan, dan aktivitas harian mereka,” ujar Sánchez.
Namun, rencana transportasi nasional ini muncul di tengah tantangan serius yang melanda pemerintah koalisi minoritas Sánchez, termasuk serangkaian tuduhan korupsi dan pelecehan seksual yang menyeret lingkar dalam partai dan pemerintahan Sosialis Spanyol (PSOE).
Tuduhan tersebut memicu tekanan dari oposisi untuk menggelar pemilu dini. Namun, Sánchez menegaskan komitmennya untuk terus memerintah sampai akhir masa jabatan pada 2027, dengan mengatakan Spanyol “berada di jalur yang benar dan memiliki energi serta tekad untuk memimpin.”
Dalam pembelaannya terhadap pemerintahan yang tengah menghadapi kritik tajam, Sánchez menegaskan bahwa pemerintahannya telah bertindak “dengan tegas dan tidak bersekongkol” dalam menangani dugaan kasus korupsi. Dia juga menekankan bahwa pemerintah “sangat berkomitmen pada feminisme serta pencegahan dan penanganan pelecehan seksual,” seraya menepis serangan politik dari pihak oposisi.
Selain itu, keputusan soal kartu transportasi nasional ini juga mendapatkan momentum dari contoh internasional, seperti Jerman yang telah memperkenalkan tiket bulanan seharga €49 yang mencakup transportasi regional, metro, trem, dan bus di seluruh negeri sejak 2023—sebagai salah satu upaya mendukung mobilitas berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Sementara itu, menurut laporan harian El País, dampak kebijakan tersebut terlihat jelas pada rute antarkota yang selama ini mahal bagi pekerja harian. Seorang pekerja yang rutin bepergian dari Vigo ke Santiago atau Jerez ke Sevilla, misalnya, diperkirakan dapat memangkas pengeluaran transportasi bulanan hampir 60 persen.
Sánchez menyebut kebijakan itu sebagai “komitmen kuat terhadap mobilitas berkelanjutan serta perlindungan kelas menengah dan pekerja” yang selama ini paling terdampak tekanan biaya hidup.
Namun, meskipun program ini disambut sebagai langkah maju dalam mobilitas publik, beberapa rincian teknis masih menunggu konfirmasi lebih lanjut, termasuk keterlibatan jaringan transportasi lokal dan metro di daerah-daerah tertentu, yang tergantung pada kesepakatan dengan pemerintah regional.
Inisiatif Spanyol ini dipandang sebagai bagian dari pergeseran global menuju solusi transportasi publik yang terjangkau, inklusif, dan berkelanjutan, mengingat banyak negara di Eropa tengah mengembangkan skema serupa untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan keterjangkauan layanan publik. Sebagai contoh, program di Jerman telah menjadi model inspiratif yang diadaptasi berbagai negara dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan peluncuran yang semakin dekat, kartu transportasi nasional ini diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan penggunaan transportasi publik, tetapi juga menjadi ikon kebijakan publik yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai pusat pembangunan mobilitas masa depan Spanyol. ***
