Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Februari 2026, 17.45 WIB

Bos Kartel Narkoba Tewas saat Operasi Militer, Kerusuhan Pecah di Meksiko

Raja narkoba Meksiko Nemesio Oseguera Cervantes tewas. (Reuters)

JawaPos.com - Kematian gembong narkoba paling diburu di Meksiko berubah menjadi titik balik dramatis dalam perang panjang melawan kartel. Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal luas dengan julukan 'El Mencho', dipastikan tewas dalam operasi militer di negara bagian Jalisco.

Tak lama setelah kabar itu mencuat, kerusuhan dan aksi balasan bersenjata pecah di sejumlah wilayah. Oseguera selama ini disebut sebagai pemimpin Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG), salah satu organisasi kriminal paling berpengaruh dan brutal di Meksiko.

Operasi penindakan dilakukan di Tapalpa, Jalisco, wilayah yang dikenal sebagai basis kuat CJNG, oleh pasukan khusus Angkatan Darat Meksiko.

Kementerian Pertahanan Meksiko menyatakan operasi tersebut dirancang bersama Pusat Intelijen Nasional dan Kantor Jaksa Agung. Aparat mengerahkan pesawat Angkatan Udara dan unit Garda Nasional untuk memburu target utama.

“Selama operasi ini, personel militer Meksiko diserang dan demi mempertahankan integritas fisik mereka, mereka membalas agresi tersebut. Hal ini mengakibatkan empat anggota kelompok kriminal ‘CJNG’ tewas di lokasi dan tiga lainnya mengalami luka berat dan meninggal dunia saat proses evakuasi udara menuju Mexico City,” demikian pernyataan resmi kementerian.

Secara total, tujuh anggota CJNG dilaporkan tewas, termasuk El Mencho. Dua lainnya ditangkap.

Aparat juga menyita berbagai senjata berat dan kendaraan lapis baja, termasuk peluncur roket yang disebut mampu menjatuhkan pesawat. Tiga anggota pasukan khusus mengalami luka dan diterbangkan ke fasilitas medis di ibu kota.

Pemerintah Meksiko mengungkapkan operasi itu turut memanfaatkan informasi dari otoritas Amerika Serikat dalam kerangka kerja sama bilateral. Sebelumnya, Washington menawarkan hadiah USD 15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Oseguera, sementara pemerintah Meksiko menjanjikan 300 juta peso.

El Mencho sendiri diketahui memimpin CJNG sejak kelompok itu muncul sebagai pecahan dari Kartel Milenio yang telah bubar. Di bawah komandonya, CJNG berkembang menjadi kekuatan utama dalam perdagangan narkoba global dan menjadi motor utama eskalasi kekerasan di Meksiko.

Mantan anggota kepolisian itu mulai dikenal pada awal 1990-an. Reputasinya melejit seiring taktik brutal dan ekspansi jaringan internasional yang membuat CJNG menjadi salah satu kartel paling ditakuti.

Kematian tokoh sentral ini langsung memicu reaksi keras. Laporan mengenai blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan bentrokan bersenjata beredar luas di media lokal dan media sosial.

Gubernur Pablo Lemus Navarro menetapkan status siaga merah di Jalisco setelah kekerasan pecah di berbagai titik. Warga diminta tetap berada di rumah dan layanan transportasi umum dihentikan sementara.

Kekerasan juga dilaporkan meluas ke negara bagian lain yang menjadi wilayah operasi CJNG, seperti Tamaulipas, Michoacán, dan Nayarit. Aparat keamanan memperluas pengerahan pasukan untuk mengendalikan situasi.

“Cabinet Keamanan melaporkan bahwa blokade di beberapa wilayah Jalisco akibat operasi yang dilakukan institusi federal sedang ditangani. Prioritas kami adalah keselamatan dan perlindungan warga,” demikian pernyataan Kabinet Keamanan Meksiko.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore