Personel TNI AL menggelar apel kesiapan pasukan yang akan dikirim ke Gaza di Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). (ANTARA/HO-Pen Koarmada RI/am)
JawaPos.com-Menurut mediator Amerika Serikat (AS) dalam perundingan dengan Hamas, Bishara Bahbah, pasukan Indonesia akan ditempatkan di bagian selatan wilayah Jalur Gaza, sementara unit dari negara lain akan bertanggung jawab atas wilayah lain di kawasan tersebut.
Kelompok pertama pasukan yang tergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional kemungkinan akan dikirim ke Jalur Gaza pada awal April, demikian dilaporkan portal berita Asharq Al-Awsat mengutip Bahbah.
“Sejauh yang saya ketahui, kelompok pertama pasukan sebagai bagian dari kekuatan ini akan memasuki Gaza pada awal April, dan kontingen yang lebih besar akan dikerahkan bulan depan,” kata Bahbah, Kamis (26/2).
Ia juga menyampaikan harapan bahwa dengan penempatan kontingen internasional di Gaza, pelanggaran gencatan senjata oleh zionis Israel akan berakhir.
Bahbah menambahkan bahwa Komite Nasional untuk Administrasi Gaza yang baru dibentuk juga akan dapat memasuki wilayah tersebut setelah pasukan stabilisasi tiba, karena akan memperoleh jaminan keamanan yang diperlukan.
Pasukan Stabilisasi Internasional diperkirakan terdiri atas sekitar 20 ribu personel militer dan 12 ribu polisi dari negara-negara yang berpartisipasi dalam Gaza Board of Peace.
Kota Rafah di bagian selatan Jalur Gaza disebut dapat menjadi lokasi awal penempatan misi tersebut. (*)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
