Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Desember 2025, 14.48 WIB

Doa Akhir Tahun dan Tahun Baru Lengkap dengan Bacaan Latin dan Artinya

Ilustrasi orang berdoa. (Pixabay) - Image

Ilustrasi orang berdoa. (Pixabay)

JawaPos.com - Pergantian tahun akan berlangsung pada pukul 00.00 WIB dini hari nanti. Momen ini menandai berakhirnya tahun 2025 dan memasuki tahun 2026 yang penuh harapan dan peluang baru. Pergantian tahun sering kali menjadi kesempatan istimewa bagi banyak orang untuk diisi dengan berbagai kegiatan bermakna.

Ada yang memilih menghabiskan waktu dengan berkumpul bersama keluarga terdekat sambil berbagi kebahagiaan, sementara yang lain memanfaatkan waktu untuk merenung dan mendalami makna perjalanan hidup mereka selama setahun terakhir.

Bagi umat Islam, momen pergantian tahun ini juga memiliki nilai spiritual tersendiri. Mereka biasanya menjalankan tradisi yang kental dengan nuansa keagamaan, yaitu membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun. Tradisi ini tidak hanya sebagai bentuk ucapan syukur atas segala hal yang telah dilalui selama tahun sebelumnya, tetapi juga sebagai upaya memohon berkah serta petunjuk dari Allah SWT untuk tahun yang baru.

Doa akhir tahun dibaca terlebih dahulu sebagai wujud refleksi dan rasa syukur, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa awal tahun sebagai bentuk permohonan agar diberikan keberkahan, kelancaran, dan keselamatan selama menjalani hari-hari di tahun yang baru.

Pembacaan kedua doa ini dapat dilakukan dalam suasana yang bersifat khusyuk dan tenang, baik secara bersama-sama atau berjamaah di masjid maupun lingkungan yang memungkinkan, seperti komunitas pengajian. Namun, bagi mereka yang lebih memilih kesendirian, doa-doa tersebut juga dapat dibaca secara individu di tempat yang nyaman.

Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai spiritual dan introspeksi diri yang tinggi, di mana setiap individu diajak untuk mengingat kembali perjalanan hidup mereka, bersyukur atas pencapaian, serta memohon bimbingan untuk menghadapi tantangan ke depan dengan hati yang lebih ikhlas dan pikiran yang lebih lapang.

Menukil dari laman JatimNU online, dalam kitab Maslakul Akhyar karya Habib Utsman bin Yahya, Mufti Jakarta abad ke-19-20 M, tercantum doa awal dan akhir tahun tersebut.   Doa Akhir Tahun Berikut ini doa akhir tahun yang hendaknya dibaca sebanyak 3 kali.

  اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ  

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.  

Artinya: "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah

Doa Awal Tahun Sedangkan berikut ini adalah doa awal tahun yang dibaca dengan harapan Allah menganugerahkan rahmat, lindungan, kesehatan, keharmonisan, keselamatan, kelapangan rezeki, jodoh, karir, wafat husnul khatimah, dan berbagai kebaikan lainnya.     

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: "Tuhanku, Kau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."

Cara Membacanya

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore