Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Januari 2026, 19.56 WIB

Jarang Diketahui, Inilah Hikmah Isra Mi'raj yang Jarang Disadari dan Makna Besar di Balik Sholat 5 Waktu

Ilutrasi isra’ mi’raj/freepik

JawaPos.com-Peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi pada tanggal 27 Rajab. Isra Mi’raj merupakan peristiwa yang berbeda namun berlangsung dalam satu rangkaian waktu yang sama.

Isra’  adalah perjalanan nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Sementara Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Aqsa menujut langit ketujuh sampai pada Sidratul Muntaha.

Peristiwa isra’ mi’raj merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad, karena di dalamnya terdapat berbagai peristiwa penting yang memperlihatkan kebesaran Allah SWT.

Selain itu, peristiwa ini juga menjadi tonggak lahirnya kewajiban utama bagi umat Islam, yaitu sholat fardhu lima waktu. 

Berikut beberapa makna dan hikmah lain yang dapat dipetik dari peristiwa Isra’ Mi'raj bagi umat Islam, sebagaimana yang dirangkum dari halaman  ntt.kemenag.go.id dan baznasjabar.org.  

  1. Mukjizat nabi Muhammad

Isra’ mi’raj merupakan salah satu mukjizat terbesar nabi Muhammad S.A.W. perjalanan ini hanya membutuhkan waktu satu malam, dengan berbagai hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik. Pada perjalanan ini juga, Allah S.W.T bermaksud untuk menghibur hati nabi Muhammad yang kehilangan dua sosok penting di dalam hidupnya. Allah ingin menguatkan nabi Muhammad atas kepergian istri nabi khadijah dan sang paman Abu Thalib.

  1. Awal ditetapkannya sholat 5 waktu

Pada peristiwa ini terdapat perintah yang sangat penting, yakni kewajiban untuk melaksanakan sholat lima waktu. Sebelumnya di Baitul Makmur, Allah SWT mewajibkan untuk sholat 50 rakaat. Namun, Nabi Musa mengingatkan bahwa umatnya tidak akan sanggup melaksanakannya. Kemudian nabi Muhammad meminta keringan kepada Allah SWT, sampai akhirnya sholat fardhu ditetapkan sebanyak 5 kali. 

  1. Perjalanan spiritual

Perjalanan nabi Muhammad ini dilaksanakan dalam waktu semalam saja. Hal ini bisa menjadi renungan betapa besar kuasa Allah. Pada perjalanannya, nabi Muhammad memulainya dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina. Kemudian, nabi Muhammad melanjutkan perjalanannya ke langit ketujuh sampai ke Sidratul Muntaha. 

  1. Perjuangan menegakkan agama

Dalam peristiwa Isra Mi'raj ini terdapat dua tempat penting, yakni Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa. keduanya merupakan tempat suci bagi umat islam. Oleh karena itu, sudah sepatutnya umat islam terus menjaga dan memperjuangkan Masjidil Aqsa dan nyawa umat Palestina, baik melalui upaya diplomasi maupun bantuan harta, benda, dan kebutuhan pangan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore