
Ilustrasi berbuka puasa keluarga (Freepik)
JawaPos.com - Buah kurma bukan hanya makanan yang disunnahkan dalam Islam saat berbuka puasa di bulan Ramadhan, tapi juga kaya akan manfaat menurut kesehatan.
Para ahli gizi dan penelitian medis modern mengungkapkan bahwa kurma memiliki nutrisi penting yang dapat membantu memulihkan tubuh setelah seharian melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.
Kurma lebih dari sekadar makanan ringan saat berbuka puasa. Dengan kandungan gula alami untuk energi cepat, serat untuk pencernaan, antioksidan untuk kesehatan jantung, sistem imun, dan mineral elektrolit penting, kurma dapat menjadi pilihan pembuka puasa yang sangat baik dan sehat dari sudut pandang medis.
Untuk hasil terbaik, sebaiknya konsumsi 2 atau 3 butir kurma ketika azan Magrib berkumandang. Setelah itu, lanjutkan dengan minum air putih dan makanan seimbang.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang deretan manfaatnya, berikut 10 khasiat kurma sebagai makanan pembuka puasa.
Kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang mudah diserap tubuh untuk mengembalikan energi setelah berpuasa selama satu hari penuh. Konsumsi kurma dapat membantu tubuh bangkit dari kondisi lemas dengan cepat.
Meski manis, kurma memiliki serat yang membantu tubuh menyerap gula secara bertahap. Beberapa penelitian menyatakan bahwa konsumsi kurma tidak berpengaruh buruk pada kontrol gula darah bagi penderita diabetes tipe 2, serta aman dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Serat dalam kurma mendukung kesehatan usus, mempermudah buang air besar, dan mencegah sembelit setelah berbuka puasa. Selain itu, mengonsumsi kurma juga memiliki manfaat untuk metabolisme secara umum.
Kurma kaya mineral, terutama kalium, magnesium, dan elektrolit lain yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Ini juga penting untuk fungsi otot dan saraf yang optimal.
Kandungan kalium dan antioksidan dalam kurma membantu menjaga tekanan darah dan kesehatan sistem kardiovaskular. Selain itu, kurma juga mengandung antioksidan membantu mengurangi peradangan pembuluh darah dan meningkatkan imun tubuh.
Kurma mengandung antioksidan seperti flavonoid dan polifenol yang membantu melawan stres oksidatif, proses yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis. Antioksidan ini bekerja dengan menetralkan radikal bebas yang merusak sel, mengurangi peradangan, dan menurunkan risiko penyakit kronis.
Vitamin dan mineral yang terkandung dalam kurma mendukung fungsi imun tubuh, membantu melindungi dari infeksi, dan penyakit umum.
Kurma mengandung vitamin B6, zat besi, magnesium, dan vitamin C, yang mendukung fungsi imun secara optimal. Selain itu, nutrisi ini juga membantu memperkuat sel-sel kekebalan tubuh melawan patogen.
Serat dalam kurma memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengurangi kecenderungan makan secara berlebihan saat berbuka puasa. Ini penting untuk menjaga berat badan dan kesehatan metabolik.
Kurma mengandung mineral seperti magnesium, mangan, dan tembaga yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, mencegah osteoporosis, dan metabolisme. Konsumsi buah kurma yang kaya akan nutrisi membantu memenuhi kebutuhan harian mineral penting.
Kurma juga dianjurkan dalam Islam sebagai buah pertama yang dikonsumsi saat berbuka puasa. Berbuka dengan kurma tidak hanya memberikan sejumlah manfaat penting bagi tubuh, tapi juga membuahkan pahala dan bernilai ibadah.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
