
Meningkatkan kedekatan dengan Allah SWT adalah salah satu keistimewaan puasa Ayyamul Bidh (freepik)
JawaPos.com – Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang sering disebut ringan namun memiliki pahala dan keutamaan luar biasa. Dilaksanakan setiap tanggal 13,14 dan 15 di bulan Hijriah.
Tak hanya itu, puasa ini juga menjadi amalan favorit Rasulullah Saw dan para sahabat.
Menariknya lagi, selain bernilai ibadah tinggi, puasa Ayyamul Bidh juga terbukti membawa dampak positif bagi pengendalian diri, kesehatan mental dan ketenangan batin sebagaimana setelah dikaji dalam penelitian ilmiah modern.
Lantas apa saja pahala dan keistimewaan puasa Ayyamul Bidh yang membuatnya begitu istimewa?
Dilansir dari laman Badan Amil Zakat Nasional Kota Yogyakarta dan Antara, Minggu (1/2) berikut ulasan lengkapnya :
Dalam hadist shahih riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa 3 hari setiap bulan setara dengan puasa sepanjang tahun. Hal ini karena satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali oleh Allah SWT.
Studi Journal of Religion and Health (2020) menunjukkan bahwa keyakinan terhadap pahala yang berlipat meningkatkan konsistensi ibadah dan kesejahteraan spiritual.
Ayyamul Bidh termasuk puasa sunnah yang hampir tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW baik saat safar maupun mukim. Ini menunjukkan kedudukannya yang sangat utama.
Meneladani kebiasaan Nabi terbukti meningkatkan makna hidup seorang muslim. Riset Psychology of Religion and Spirituality (2021) menyebutkan bahwa praktik religius berbasis keteladanan figure spiritual memperkuat identitas dan ketenangan batin.
Puasa termasuk ibadah yang balasannya langsung dari Allah SWT sebagaimana disebutkan dalam hadits qudsi ini. Hal ini menjadikan puasa Ayyamul Bidh memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.
Dalam psikologi spiritual modern, praktik menahan diri secara sadar dikaitkan dengan meningkatkan self regulation dan kepuasan hidup jangka panjang (Frontiers in Psychology,2022).
Orang-orang yang gemar berpuasa akan dipanggil melalui pintu Ar-Rayyan di surga. Keistimewaan ini menunjukkan kemuliaan ibadah puasa di sisi Allah.
Harapan spiritual seperti ini terbukti meningkatkan ketahanan mental. Studi Journal of Positive Psychology (2023) menyebutkan bahwa keyakinan akan ganjaran akhirat meningkatkan optimisme dan daya tahan menghadapi kesulitan hidup.
Puasa bukan hanya tentang menahan makan dan minum tetapi juga soal mengendalikan diri dan nafsu mulai dari amarah hingga hal-hal yang tidak bermanfaat.
Puasa Ayyamul Bidh ini bisa melatih disiplin, kesabaran dan kemampuan menahan dorongan baik fisik maupun emosional.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
