Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Februari 2026, 16.45 WIB

5 Kebiasaan Positif Berbuka Puasa Bersama di Masjid Pada Bulan Ramadhan

Suasana buka puasa bersama di Masjid Istiqlal, Kamis (23/3) (Foto Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Suasana buka puasa bersama di Masjid Istiqlal, Kamis (23/3) (Foto Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Berbuka puasa bersama di masjid bukan sekadar tradisi di bulan Ramadhan, tapi juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, memperkuat iman, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Di banyak daerah di Indonesia, kegiatan ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para jamaah dari berbagai latar belakang.

Kebiasaan positif berbuka bersama di masjid bukan hanya memperkuat ibadah puasa, tapi juga membangun karakter dan kepedulian sosial umat Islam.

Jika dilakukan secara konsisten dan tertib, kegiatan ini mampu menjadikan Ramadhan lebih bermakna, penuh keberkahan, serta mempererat persaudaraan antar jamaah.

Dengan menjaga dan menghidupkan tradisi berbuka puasa bersama, masjid akan terus menjadi pusat kebaikan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Berikut 5 kebiasaan positif berbuka bersama di masjid yang sarat akan nilai kebaikan dan keberkahan.

1. Menumbuhkan Semangat Berbagi dan Bersedekah

Salah satu kebiasaan paling menonjol saat berbuka di masjid adalah budaya berbagi makanan. Jamaah secara sukarela membawa takjil, nasi, atau minuman untuk dinikmati bersama. Kebiasaan ini sejalan dengan anjuran Rasulullah tentang keutamaan memberi makan bagi orang yang berpuasa, yang pahalanya setara dengan orang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut.

Selain bernilai ibadah, kebiasaan ini juga melatih keikhlasan dan empati terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

2. Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Berbuka bersama di masjid mempertemukan jamaah dari berbagai usia, profesi, dan latar belakang. Duduk bersila, menyantap hidangan sederhana, dan saling menyapa menjadikan hubungan antarjamaah semakin akrab.

Kebiasaan ini memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap masjid sebagai pusat kegiatan umat, bukan sekadar tempat sholat.

3. Membiasakan Adab Berbuka Puasa

Di masjid, jamaah biasanya diajak untuk berdoa bersama sebelum berbuka, menyegerakan berbuka, serta memulainya dengan kurma atau air putih. Kebiasaan ini membantu jamaah, terutama anak-anak dan remaja, memahami adab berbuka sesuai sunnah Nabi Muhammad.

Dengan pembiasaan ini, nilai-nilai sunnah tidak hanya dipelajari secara teori, tapi juga dipraktikkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

4. Menghidupkan Masjid Selama Bulan Ramadhan

Adanya kegiatan berbuka bersama membuat masjid lebih ramai dan hidup, terutama menjelang waktu maghrib. Jamaah cenderung datang lebih awal, mengikuti kajian singkat, tadarus Quran, hingga melanjutkan sholat Maghrib dan Tarawih berjamaah.

Kebiasaan positif ini menjadikan masjid sebagai pusat spiritual sekaligus sosial selama Ramadhan, bukan hanya aktif pada waktu sholat saja.

5. Menanamkan Kebiasaan Disiplin dan Tertib

Berbuka bersama di masjid mengajarkan disiplin waktu, antrian, dan kebersihan. Jamaah terbiasa menunggu adzan, mengambil makanan secukupnya, serta membersihkan tempat setelah selesai makan.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore