
Pengendara sepeda motor melintas di samping truk yang mengantre untuk melintas di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kemacetan parah dan kecelakaan truk tambang yang kerap terjadi di jalan utama Parung Panjang dan sekitarnya karena beragam faktor. Misalnya, ada truk tambang dikemudikan oleh anak di bawah umur. Sopir itu sudah pasti belum memiliki SIM.
"Saya tidak menutup mata memang ada sopir anak di bawah umur," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) Ahmad Gozali kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Anak di bawah umur yang belum stabil secara emosi dan mental. Terkadang merekalah yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan truk tambang. Sopir anak di bawah umur ini bisa melajukan kendaraan mereka secara ugal-ugalan seolah-olah tidak ada rasa takut bakal mengakibatkan kecelakaan.
Ahmad Gozali meyakini aparat penegak hukum mengetahui kondisi itu. Namun, tidak ada penindakan tegas dilakukan sehingga masalah ini justru menjadi masalah besar di Parung Panjang dan sekitarnya.
"Kami sangat mendukung sopir anak di bawah umur tidak diperbolehkan karena memang tidak boleh. Kami dukung penegakan hukum dilakukan seperti mengamankan sopir anak di bawah umur, bahkan kendaraannya disita," ungkapnya.
Dia menegaskan sopir truk tambang yang tidak mengantongi SIM B2 umum juga harus ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. Karena, mereka sangat berpotensi menciptakan masalah ketika mengemudi di jalan raya.
Selain itu, penyebab kecelakaan atau kemacetan lainnya di jalan utama Parung Panjang akibat truk tambang yang sebenarnya sudah tidak layak pakai tetapi tetap dipaksakan untuk digunakan mengangkut material tambang.
Alhasil, truk tersebut akhirnya mogok atau mengalami masalah di jalan raya Parung Panjang. Otomatis, hal itu mengakibatkan kemacetan di jalan karena separuh jalan jadi tertutup oleh truk tambang.
"Kendaraan yang tidak layak juga harus ditindak tegas. Karena kalau dibiarkan, akan menciptakan kemacetan ketika mogok, pecah ban, dan sejenisnya," paparnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
