Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Oktober 2025, 23.42 WIB

Wali Kota Depok, Supian Suri, meninjau normalisasi saluran air untuk mencegah banjir di kawasan Depok Town Square.

Wali Kota Depok Supian Suri memantau pengerjaan perbaikan aliran air di depan Detos.(Febry/JawaPos) - Image

Wali Kota Depok Supian Suri memantau pengerjaan perbaikan aliran air di depan Detos.(Febry/JawaPos)

JawaPos.com - Wali Kota Depok, Supian Suri, turun meninjau proses normalisasi saluran air di sekitar area Depok Town Square (Detos), belum lama ini (23/10). Dalam kunjungan tersebut, dia didampingi Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, serta tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan banjir yang kerap terjadi di kawasan itu beberapa bulan ini. Supian memeriksa langsung kondisi saluran air dan mendengarkan laporan teknis dari petugas di lapangan sebelum memberikan sejumlah instruksi.

“Kita sama-sama tahu, beberapa bulan lalu terjadi banjir di depan Detos. Untuk menanganinya, perlu ditelusuri titik permasalahannya. Karena itu saya turun langsung melihat kondisi di lapangan. Kami minta Dinas PUPR memperbanyak jaring-jaring sampah,” ujarnya di sela peninjauan.

Supian juga mengarahkan agar titik bak kontrol diperbanyak guna memudahkan petugas memantau kondisi saluran sekaligus mempercepat proses pembersihan. Ia menilai langkah ini penting agar permasalahan genangan tidak berulang, terutama saat curah hujan tinggi.

Selain itu, ia meminta DPUPR memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis. Upaya ini bertujuan untuk memantau volume sampah di saluran dan menindak warga yang membuang sampah sembarangan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami terus berupaya mengembalikan fungsi Kali Cabang Timur agar lebih optimal. Untuk itu, kami minta Dinas PUPR rutin melakukan pembersihan agar sampah tidak sampai ke muaranya, yaitu di Situ UI,” terangnya.

Dia juga menegaskan pentingnya kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, persoalan banjir tidak hanya bisa diselesaikan lewat pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat perubahan perilaku masyarakat.

“Kita harus tegas terhadap pembuang sampah liar. Jika banjir terjadi akibat sampah, yang repot bukan satu orang, tapi semua. Mudah-mudahan kesadaran masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore