Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Oktober 2025, 05.51 WIB

Rutan Kelas I Jakarta Pusat Gandeng Pemuka Agama Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat Wahyu Trah Utomo memberikan apresiasi kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). (Istimewa) - Image

Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat Wahyu Trah Utomo memberikan apresiasi kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). (Istimewa)

JawaPos.com-Rutan Kelas I Jakarta Pusat mengambil langkah baru dalam memperkuat program rehabilitasi narkoba bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Tak hanya fokus pada pemulihan fisik dan psikologis, pendekatan spiritual kini menjadi kunci utama dalam pembinaan kepribadian di dalam rutan. Melalui kolaborasi dengan para pemuka agama lintas keyakinan, Rutan Jakarta Pusat berupaya memberikan pendampingan moral dan rohani kepada para WBP.

Langkah ini diyakini mampu membangun kembali fondasi moral dan menumbuhkan harapan baru bagi mereka yang tengah berjuang melepaskan diri dari ketergantungan narkoba. Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat Wahyu Trah Utomo menegaskan pentingnya dimensi spiritual dalam proses rehabilitasi.

"Langkah pendekatan spiritual ini diambil berdasarkan kesadaran bahwa proses rehabilitasi dari ketergantungan narkoba tidak hanya menyangkut pemulihan fisik dan psikologis, tetapi juga pemulihan rohani," kata Wahyu Trah Utomo.

Wahyu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemuka agama atas kerja sama yang terjalin dengan baik bersama petugas rutan. Sinergi itu terwujud melalui berbagai program pembinaan seperti Pesantren At Tawwabin, ibadah rutin di gereja dan vihara, pendidikan kejar paket A/B/C, serta program keagamaan lainnya.

"Seluruh pemuka masing-masing agama saat ini sepakat untuk mengoptimalkan kegiatan kerohanian dengan menambahkan program konseling dan kelas motivasi agar mereka lebih semangat dalam mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa," imbuh Wahyu.

Santri Alumni Jadi Teladan di Dalam Rutan

Wahyu juga memberikan apresiasi khusus kepada alumni santri yang kini menjadi staf pengajar di Pesantren At Tawwabin. Dia berharap para alumni yang masih menjalani masa pidana tetap istiqomah dan menjadi teladan bagi sesama warga binaan.

Kepala Rutan berharap para alumni Santri yang masih menjalani pidana di Rutan Kelas I Jakarta Pusat tetap istiqomah menjalankan ibadah dan mensyiarkan kebaikan kepada sesama Warga Binaan.

Melalui penguatan program pembinaan keagamaan bersama pemuka agama, Rutan Kelas I Jakarta Pusat berharap kesadaran spiritual para warga binaan meningkat.

Dengan begitu, mereka dapat hidup lebih sehat, tenang secara mental, serta disiplin dalam menaati tata tertib selama menjalani masa pidana.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore