Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 November 2025, 19.57 WIB

Polisi Cocokkan DNA 2 Kerangka Manusia di Jakpus dengan 2 Orang Hilang Demo Agustus 2025

Ilustrasi garis polisi berwarna kuning. (Pixabay.com)x - Image

Ilustrasi garis polisi berwarna kuning. (Pixabay.com)x

JawaPos.com - Laporan hilang dari pendemo akhir Agustus bernama M. Farhan Hamid dan Reno Syahputra Dewo memang belum diterima oleh Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus). Namun, polisi tetap mencocokkan DNA 2 kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC, Kwitang, Senen, Jakpus dengan sampel DNA keluarga 2 orang hilang tersebut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Roby Saputra, pendalaman atas temuan 2 kerangka manusia tersebut masih berlangsung di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Adalah Tim Kedokteran Forensik Polri yang melakukan seluruh rangkaian pengambilan dan pencocokkan sampel DNA. Saat ini, Polres Metro Jakpus masih menunggu hasil kerja tim tersebut. 

”Kami masih menunggu hasil dari tim kedokteran forensik RS Polri,” kata Roby kepada awak media di Jakarta pada Sabtu (1/11). 

Roby mengakui bahwa meski belum ada laporan korban hilang ke Polres Metro Jakpus, aparat kepolisian tetap mencocokkan DNA 2 kerangka manusia tersebut dengan sampel DNA dari keluarga 2 orang pendemo yang hilang. Sebab, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sudah menerima laporan orang hilang pasca aksi demo akhir Agustus lalu. 

”Ada yang lapor kehilangan (keluarga kepada) KontraS, itu mungkin akan dicocokkan,” ujarnya. 

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakpus Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa 2 kerangka manusia tersebut ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Kedua kerangka manusia itu sudah tidak dikenali. Susatyo menyebut, lokasi persis penemuan 2 kerangka manusia tersebut  berada di Lantai 2 Gedung ACC. Kedua kerangka manusia tersebut ditemukan oleh petugas yang merenovasi gedung.

”Laporan awal kami terima pada hari kamis, 30 Oktober 2025 dari tim teknis gedung yang akan melakukan pengecekan konstruksi dalam rangka renovasi karena  kondisi gedung sudah terbakar habis,” ungkap Susatyo saat dikonfirmasi pada Jumat (31/10). 

Lebih lanjut, Susatyo menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara kedua kerangka manusia tersebut sudah berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik dan pemeriksaan DNA. Dia menyebut, sampel DNA kedua kerangka manusia itu diambil untuk diperiksa dan dicocokan dengan sambal DNA lain. 

”Hasil olah TKP, ditemukan 2 kerangka manusia yang tertimbun plafon yang terbakar. Kami masih menunggu hasil dari Tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit Polri. Perkembangan akan kami sampaikan,” jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore