Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 November 2025, 00.52 WIB

TJ Targetkan Angkut 408 Juta Penumpang Tahun ini

Sejumlah penumpang TransJakarta menaiki bus di Halte Karet, Jakarta, Kamis (30/10/2025).  (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Sejumlah penumpang TransJakarta menaiki bus di Halte Karet, Jakarta, Kamis (30/10/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - PT Transportasi Jakarta (TJ) menargetkan jumlah penumpang yang dilayani tahun ini sebanyak 408 juta orang. Hingga triwulan ketiga, September tahun ini, sudah ada sebanyak 298 juta orang yang dilayani TJ.

"Tahun lalu, kami sudah melayani 372 juta orang. Tahun ini, mudah-mudahan, akan jadi kepala empat, kira-kira 408 juta yang akan kami layani," terang Direktur Utama PT TJ Welfizon Yuza. Dengan capaian itu, Welfizon yakin target itu bisa tercapai.

Tidak sampai di situ, Welfizon juga ingin pada saat usia Jakarta mencapai 500 tahun pada 2027 mendatang, jumlah penumpang mereka juga bisa mencapai angka serupa, yakni 500 juta penumpang. 

"Berat sih, tapi kami harus punya mimpi untuk  mempersembahkan 500 tahun (Jakarta)," tambahnya.

Untuk mencapai target itu, PT TJ disebutkannya tidak hanya menambah armada atau rute baru, tetapi mengoptimalkan layanan yang sudah ada. "Tahun ini kami akan menyelesaikan penambahan bus listrik sebagai bagian dari program peremajaan armada. Untuk penambahan rute, masih kami evaluasi karena harus sejalan dengan proses penganggaran di dewan," ujarnya.

Lebih lanjut,  Welfizon menyebutkan, cakupan infrastruktur TJ di Jakarta saat ini sudah mencapai 91,8 persen. Artinya, hampir 9 dari 10 warga Jakarta dapat menjangkau layanan transportasi publik dalam waktu 5–10 menit dari lokasinya. Namun, tingkat pengguna transportasi publik baru sekitar 20–22 persen.

"Artinya, infrastruktur kita sudah siap, tapi baru 22 persen masyarakat yang memanfaatkannya dari 91 persen infrastruktur yang tersedia. Dua tahun terakhir kami fokus mencari cara agar angka ini naik," jelasnya.

Welfizon menuturkan, strategi peningkatan  dengan merubah paradigma masyarakat untuk mau mencoba naik transportasi umum. Dengan begitu, infrastrutur yang dibangun bisa optimal.

"Ternyata pelajaran yang kami dapat adalah banyak yang belum pernah mencoba naik TJ. Ketika naik, tau, maka selanjutnya beralih ke naik TJ," katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore