Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 November 2025, 06.59 WIB

Ledakan Mengerikan di SMAN 72 Jakarta, 96 Korban Luka dan Terduga Pelaku Siswa Sendiri!

Personel TNI dan Polri berjaga di depan gerbang SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Personel TNI dan Polri berjaga di depan gerbang SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com-Sejumlah fakta terungkap pasca ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat siang (7/11). Rangkaian penyelidikan yang dilakukan Tim Gabungan berbuah temuan penting.

Sabtu (8/11) malam, Polda Metro Jaya belum membeber perkembangan atas kerja-kerja yang sudah dilakukan oleh petugas kepolisian.

Ledakan di Dalam Masjid Terjadi Sekitar Pukul 12.15 WIB

Jumlah korban luka akibat ledakan di sekolah yang berada di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), itu sudah mencapai 96 orang. Para korban tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Rumah Sakit Yarsi, dan Rumah Sakit Pertamina. Mereka dievakuasi dari masjid di dalam sekolah tersebut.

Sejumlah informasi yang berhasil diperoleh petugas di lapangan menyatakan bahwa ledakan terjadi di dalam masjid sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu para korban tengah melaksanakan ibadah sholat Jumat.

Dari berbagai kesaksian, ledakan tidak terdengar satu kali. Melainkan terdengar beberapa kali. Selan di dalam masjid, disebutkan bahwa ada ledakan lain di luar masjid. 

Terduga Pelaku Adalah Salah Seorang Siswa SMAN 72 Jakarta, Diduga Korban Bullying

Sempat simpang siur saat informasi mengenai ledakan pertama kali muncul, belakangan aparat kepolisian mengungkap temuan mencengangkan. Terduga pelaku di balik ledakan tersebut adalah salah seorang siswa SMAN 72 Jakarta.

Terduga pelaku termasuk dalam salah satu korban luka berat yang dievakuasi ke rumah sakit. Bahkan pelaku juga sempat menjalani operasi akibat luka tersebut.

Polri masih mendalami berbagai hal berkaitan dengan dugaan tersebut. Termasuk pendalaman pada lingkungan di sekitar terduga pelaku.

Polda Metro Jaya sudah memastikan bahwa saat ini terduga pelaku sudah dalam keadaan sadar pasca operasi. Namun, masih butuh waktu untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Aparat kepolisian memastikan, hak pelaku sebagai seorang anak juga dipenuhi. Apalagi sejumlah informasi menyebut bahwa terduga pelaku adalah korban perundungan atau bullying.

Informasi tersebut turut didalami polisi. Benar atau tidaknya, akan disampaikan dalam setelah pendalaman tuntas. Selain itu, polisi juga mendalami kemungkinan ada keterlibatan pihak lain serta sumber-sumber yang dijadikan rujukan oleh terduga pelaku untuk melakukan aksi. 

Sumber Ledakan Masih Dalam Pendalaman Densus 88 Antiteror dan Puslabfor Mabes Polri

Sampai malam ini, Polri belum menyampaikan secara terperinci berkaitan dengan sumber ledakan. Meski mengakibatkan puluhan korban luka, Polda Metro Jaya belum menyebut secara eksplisit sumber ledakan adalah bom.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sudah mengungkap temuan di lokasi kejadian yang terindikasi sebagai serbuk. 

Menurut Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, penjelasan lebih terperinci mengenai serbuk tersebut akan disampaikan Tim Puslabfor Mabes Polri.

Polda Metro Jaya memang melibatkan banyak satuan untuk mendalami insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta. Bahkan turut melibatkan Densus 88 Antiteror dan Gegana Brimob Polri. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore