Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 November 2025, 03.23 WIB

Terduga Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta Dikenal Tertutup, Polisi dan Warga Bersihkan Sisa Ledakan

Petugas kepolisian dan warga membersihkan area masjid pasca ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (9/11). (Istimewa) - Image

Petugas kepolisian dan warga membersihkan area masjid pasca ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (9/11). (Istimewa)

JawaPos.com - Publik masih menyoroti sosok FN, terduga pelaku peledakan masjid SMAN 72 Jakarta. Dari keterangan warga di lingkungan tenmpat tinggalnya, FN dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang bersosialisasi.

Hal ini diungkapkan oleh Danny Rumondor, ketua RT di lingkungan tempat tinggal FN di wilayah Cilincing, Jakarta Utara.

"Sama warga sini juga benar-benar nggak ada sosialisasi. Tetangga sebelah rumah pun jarang lihat, sangat jarang, kecuali dia pergi sekolah ya, dibonceng bapaknya. Dia tidak ada pernah join di sini bermain sama-sama anak di sini, nggak pernah," kata Danny.

Ia menuturkan, FN sudah tinggal sekitar tujuh tahun di kawasan itu bersama ayahnya. Saat SMP di kawasan Sukapura, FN masih tergolong aktif bergaul. Namun, sejak pindah ke SMA dan menetap di Kelapa Gading, perilakunya berubah drastis.

"Katanya sejak SMA dia lebih banyak di kamar, jarang keluar rumah, bahkan sama orang rumah juga jarang ngobrol," ungkap Danny.

Polrestro Jakarta Utara Bersih-Bersih Sekolah Bareng Warga

Jajaran Polres Metro Jakarta Utara menggelar aksi bersih-bersih di lokasi ledakan SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (9/11). Aksi ini dilakukan sebagai langkah pemulihan pascainsiden ledakan.

Personel kepolisian bersama warga dan pihak sekolah tampak bahu-membahu membersihkan area masjid sekolah yang rusak akibat ledakan.

Selain mengecat ulang dinding yang menghitam, petugas juga membersihkan lantai dan halaman dari puing-puing sisa ledakan yang masih berserakan.

"Kegiatan kita khusus pada pengembalian seperti sediakala yang terdampak dari insiden kemarin," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP Ari Galang Saputra.

Ari menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga memulihkan psikologis siswa dan guru menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar pada Senin (10/11).

"Harapannya seluruh siswa bisa beraktivitas normal kembali tanpa rasa takut," ujarnya.

SMA 72 Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Pascainsiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Senin (10/11).

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan, kawasan sekolah hingga kini masih dalam proses pengamanan dan sterilisasi oleh pihak kepolisian. Karena itu, aktivitas belajar mengajar sementara dialihkan secara daring.

"Pembelajaran akan difokuskan pada proses pemulihan dan persiapan mental siswa sebelum kembali ke sekolah,” kata Nahdiana, Minggu (9/11).

Ia menambahkan, pembelajaran selama PJJ tidak hanya berisi materi akademik, tetapi juga aktivitas yang mendukung pemulihan emosional siswa. Seperti olahraga ringan, seni, dan kegiatan interaktif bersama wali kelas dan psikolog.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore