
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) menemui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (10/11). (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajukan dua proyek besar untuk masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Kedua proyek itu adalah revitalisasi Kawasan Kota Tua dan pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe A bertaraf internasional di lahan Sumber Waras, Jakarta Barat
Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat bertemu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (10/11).
"Hari ini, kami bertemu dengan Menko Perekonomian untuk membahas dua hal. Yaitu pengembangan kawasan Kota Tua dan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan Sumber Waras. Keduanya kami usulkan menjadi PSN agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan efisien," ujar Pramono.
Politikus PDIP itu menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta akan menggandeng Danantara dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk mempercepat revitalisasi kawasan Kota Tua.
Menurutnya, kerja sama ini dilakukan karena sebagian aset di kawasan tersebut dimiliki oleh pemerintah pusat melalui BUMN.
"Di kawasan Kota Tua, ada sejumlah aset yang dimiliki pemerintah pusat melalui BUMN. Karena itu, sinergi dan kolaborasi antara Danantara dan Pemprov DKI akan sangat signifikan untuk memastikan revitalisasi berjalan dengan optimal," ungkapnya.
Pemprov DKI Jakarta akan memulai pembangunan infrastruktur dasar seperti pedestrian, jalan, dan normalisasi sungai pada tahun 2026. Di sisi lain, pemerintah pusat juga akan memperbaiki aset yang dikelola oleh Danantara.
Selain itu, proyek MRT Fase 2 dengan rute Bundaran HI–Kota Tua sedang berjalan dan ditargetkan rampung pada 2029.
Dengan tersambungnya jalur MRT, kawasan ini akan bertransformasi menjadi Transit Oriented Development (TOD) atau kawasan berbasis transportasi modern.
"Sampai dengan tahun 2027, pembangunan MRT sudah dilakukan di bawah tanah, tidak ada lagi di permukaan. Sehingga, diharapkan renovasi ataupun penyempurnaan kawasan Kota Tua dapat dilakukan tahun 2027. Dan tahun 2029, MRT sudah tersambung ke Kota Tua dan menjadi kawasan TOD," terangnya.
Tak hanya Kota Tua, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan pembangunan rumah sakit internasional di lahan Sumber Waras seluas 3,6 hektare. Lahan tersebut sudah mendapatkan clearance dari KPK dan BPK.
"Kami ingin membangun rumah sakit tipe A yang bertaraf internasional. Dengan luas area dan lokasi yang strategis, kami ingin rumah sakit ini menjadi rujukan utama di Indonesia yang berkaitan dengan penyakit jantung, kanker, dan penyakit khusus lainnya," ungkapnya.
Pramono berharap, penetapan dua proyek tersebut sebagai PSN akan mempercepat proses perizinan, pendanaan, dan koordinasi lintas lembaga.
Ia juga optimistis pemerintah pusat akan mendukung penuh karena kedua proyek itu membawa manfaat langsung bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
