Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 November 2025, 01.07 WIB

Gubernur Pramono Sebut Kasus Ledakan Misterius di SMA 72 Jakarta Tak Boleh Terulang

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) bersama Kepala Bapenda DKI Jakarta Lusiana Herawati (Kiri) di Balai Kota Jakarta. (Istimewa) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) bersama Kepala Bapenda DKI Jakarta Lusiana Herawati (Kiri) di Balai Kota Jakarta. (Istimewa)

JawaPos.com - Gubernur DKI Pramono Anung mendukung langkah pemerintah pusat yang tengah mengkaji pembatasan game daring bertema kekerasan dan senjata. Dukungan itu menyusul insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta yang memicu kekhawatiran publik.

Pramono menuturkan, Pemprov DKI siap mengikuti setiap kebijakan pemerintah pusat demi mencegah kejadian serupa. “Tentunya pemerintah DKI Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap kebijakan pemerintah untuk mengatasi agar persoalan yang terjadi di SMA 72 tidak terulang kembali,” ujarnya.

Pramono menuturkan, sesaat setelah kejadian, dia  langsung meninjau lokasi dan berdialog langsung dengan para korban, termasuk yang dirawat di rumah sakit. “Intinya ini tidak boleh terulang kembali,” tegasnya.

Terkait kegiatan belajar mengajar di SMAN 72 tersebut, Pramono mengakui dilaksanakan secara daring sementara waktu hingga kondisi sekolah telah dinyatakan dapat digunakan kembali. “Ibu kepala Dinas Pendidikan (Nahdiana, Red) sudah melaporkan kepada saya, dan hari ini kita izinkan untuk daring,” tambahnya.

Terkait evaluasi kejadian di SMAN 72 itu, Pramono menegaskan bahwa tindakan bullying atau perundungan tidak boleh dibiarkan. Sebab, bisa menjadi pemicu terjadinya insiden serupa.

Meski begitu, Pramono tidak ingin menyatakan lebih rinci terkait penyebab kejadian tersebut. Menurutnya, kewenangan kejadian itu kini ada di pihak kepolisian.

“Karena ini yang berwenang sepenuhnya adalah kepolisian. Mari kita tunggu bersama-sama apa yang sebenarnya terjadi. Jadi untuk itu saya tidak komentar, tetapi sekali lagi kita tunggu apa yang menjadi temuan yang sebenarnya. Walaupun ketika saya di lapangan saya mendapatkan beberapa hal tentang itu (adanya perundungan, Red),” katanya

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore