JawaPos.com - Polres Bogor memberikan apresiasi terhadap salah satu anggotanya yang menolak suap saat melakukan penilangan kepada pengendara mobil mewah. Pengemudi tersebut ditilang karena menggunakan plat nomor berukuran kecil tidak sesuai standar.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, tindakan Aiptu Dulyani menunjukan dedikasi dan integritas sebagai anggota Polri. Tindakannya merupakannya upaya melindungi dan melayanai masyarakat.
Dia menyebut tindakan yang ditunjukkan anak buahnya itu sesuai dengan semangat peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November.
"Sesuai tema 'Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan', Polri terus bergerak melanjutkan perjuangan dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat," kata Wikha, Selasa (11/11).
Diketahui, viral aksi Aiptu Dulyani yang menolak pemberian sejumlah uang dari pengendara mobil mewah. Pungutan liar ini terjadi saat pengendara hendak ditilang.
Dalam video yang dibagikan akun @divisihumaspolri, awalnya sebuah mobil diberhentikan oleh polisi lalu lintas. Polantas tersebut kemudian memeriksa kelengkapan surat-surat mobil itu.
Pada saat pemeriksaan, diketahui pajak dan STNK-kendaraan tersebut sudah mati. Kemudian pelat nomor kendaraan bagian depan tidak sesuai dengan ketentuan.
Aiptu Dulyani kemudian memberikan surat tilang kepada pengendara tersebut. Namun, pengendara tiba-tiba memberikan sejumlah uang agar penilanganan tidak dilanjutkan.
Aiptu Dulyani dengan tegas mengembalikan uang yang sempat diberikan kepadanya. Dia tetap melakukan penilangan kepada pengendara tersebut.
Seusai menilang, Aiptu Dulyani berterima kasih kepada pengendara mobil karena sudah kooperatif saat diberhentikan. Kemudian mobil tersebut melanjutkan perjalanan.
Dalam unggahannya di akun Instagram @dulyanidul, Aiptu Dulyani mengatakan dirinya melakukan penilangan tersebut karena menegakkan aturan, bukan meminta uang. Dia meminta agar pengendara tertib berlalulintas.