Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 November 2025, 16.54 WIB

Polisi Sebut Pelaku Peledakan di SMAN 72 Jakarta Pasang 7 Bom dengan Paku Payung, Dampaknya Lebih Mengerikan

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri (ketiga kanan) di damping Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (ketiga kiri) menunjukan barang bukti usai menyampaikan keterangan terkait ledakan bom di SMAN 72 Jakarta pada konfrensi pers di

JawaPos.com-Polda Metro Jaya menangani dengan serius kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) pada Jumat pekan lalu (7/11). Mereka mengerahkan berbagai sumber daya, termasuk di antaranya Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang mengirim tim Gegana. Kemudian, berdasarkan penelusuran yang dilakukan, para personel Brimob mendapati 2 bom meledak di dalam masjid. 

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menyampaikan bahwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihaknya mengambil beberapa langkah. Di antaranya dengan melakukan sterilisasi, pencarian bom dan peledak yang masih aktif, dan membantu Puslabfor Mabes Polri untuk melakukan identifikasi di lokasi ledakan.  ”Dari langkah-langkah tersebut kami mendapatkan ada 2 TKP peledakan, 2 peledakan bom. Pertama yaitu di masjid di lingkungan SMAN 72 tersebut,” kata dia. 

Di lokasi ledakan pertama itu, personel Brimob Polda Metro Jaya menemukan beberapa barang bukti yang terdiri atas serpihan plastik, 2 kawah ledak, paku, potongan tas, dan bukti lain yang berkaitan dengan ledakan. Temuan 2 kawah ledak di dalam masjid menunjukkan bahwa di lokasi itu terdapat 2 bom yang diledakkan dan berhasil meledak.

”Dampak ledakan berupa overpressure dan shrapnel paku yang mengakibatkan banyak korban yang terluka. Paku itu ada paku baja dan paku seng yang ada payungnya,” jelas Kombes Henik. 

Selain korban luka akibat paku baja dan paku payung, ledakan itu juga menyebabkan korban mengalami gangguan pendengaran. Sebab, overpressure saat ledakan berpengaruh pada gendang telinga. Apalagi ledakan terjadi di dalam masjid saat kondisi tempat ibadah itu penuh.

Selain di dalam masjid, Satuan Brimob Polda mendapati lokasi ledakan kedua di Taman Baca sekolah tersebut. ”Untuk di Taman Baca, kami mendapatkan barang bukti berupa bom, dengan casing kaleng minuman bermerk Coca-Cola, dilengkapi dengan sumbu bakar, dan di sebelahnya terdapat remote,” ungkapnya. 

Di lokasi tersebut petugas kepolisian mendapati 4 bom. Sebanyak 2 bom sudah diledakan dan 2 bom lain belum meledak namun masih aktif. Selain itu, ditemukan juga 1 bom lain di Taman Baca yang juga masih aktif. Seluruhnya sudah diamankan oleh aparat kepolisian. Sehingga secara keseluruhan ada 7 bom di SMAN 72 Jakarta. ”Berdasarkan hal tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa total di TKP kami temukan 7 buah bom,” imbuhnya. (*) 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore