Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 November 2025, 21.34 WIB

Momen Unik! SPBU Pakansari Cibinong Gratiskan 10 Liter Pertamax untuk Pelanggan yang Hafal Surat Al-Kahfi

Program Jumat berkah BBM Pertamax 10 liter gratis bagi masyarakat penghafal Surat Al-Kahfi di SPBU Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Billy/Radar Bogor) - Image

Program Jumat berkah BBM Pertamax 10 liter gratis bagi masyarakat penghafal Surat Al-Kahfi di SPBU Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Billy/Radar Bogor)

JawaPos.com-Pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umu (SPBU) 3416933 Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memberikan 10 liter Pertamax gratis kepada setiap pelanggan yang hafal surat Al Kahfi. BBM gratis itu diberikan melalui program Jumat Berkah yang dilaksanakan setiap seminggu sekali. 

Dikutip dari pemberitaan Radar Bogor (Jawa Pos Group) pada Sabtu (15/11), salah seorang pengawas  SPBU 3416933 Pakansari Cibinong bernama Rahmat menyampaikan bahwa program Jumat Berkah untuk setiap penghafal surat Al-Kahfi sudah berlangsung selama 2 tahun belakangan.

”Setiap Jumat, kami adakan untuk penghafal Al-Kahfi, satu hari 2 sampai 3 orang,” ucap Rahmat.

Program Jumat Berkah, kata dia, ditujukan untuk siapa pun pelanggan yang datang setiap Jumat dan bisa melantunkan surat Al-Kahfi tanpa membaca. Syaratnya sederhana, pelanggan yang datang harus benar-benar hafal surat Al-Kahfi. Setelah itu petugas SPBU Pakansari Cibinong akan memberikan 10 liter Pertamax gratis. 

‎”Jadi, setelah hafal Surat Al-Kahfi, setelah selesai membaca dengan cara dihafal dapat BBM Pertamax 10 liter,” imbuhnya. 

Menurut Rahmat program tersebut diinisiasi oleh Ketua Korpri Sayaga Kabupaten Bogor Maryeni Tulus. Tujuan untuk menebar kebaikan kepada masyarakat, khususnya para penghafal Al-Quran. ‎Selain menerima masyarakat penghafal Al-Kahfi, kata dia, masyarakat yang sudah pernah ikut program itu bisa ikut kembali dengan waktu yang ditentukan.

Rahmat pun mencontohkan,‎ bila Jumat pekan ini sudah menghafal dan mendapat Pertamax 10 liter, minggu depan penghafal tersebut tidak bisa kembali lagi. Harus orang berbeda yang datang. Penghafal itu boleh kembali setelah beberapa pekan berlalu.

”Jadi, bergiliran dengan orang lain kecuali mungkin bisa sudah dua bulan dia datang lagi itu gak apa-apa,” kata dia. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore