Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 November 2025, 17.37 WIB

Polres Jakpus Kerahkan 1.895 Personel Gabungan, Amankan Demo Buruh hingga RUU KUHAP

Ribuan personel mengikuti apel pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta, Senin (17/11/2025). (Humas Polres Metro Jakpus) - Image

Ribuan personel mengikuti apel pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta, Senin (17/11/2025). (Humas Polres Metro Jakpus)

JawaPos.com – Sedikitnya 1.895 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi demonstrasi hari ini, Selasa (18/11).

Pengamanan dikoordinir oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan difokuskan ke kawasan Monas serta Gedung Mahkamah Konstitusi.

Aksi demonstrasi berlangsung bersamaan dengan pengesahan RUU tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di Gedung DPR/MPR.

"Kami ingin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan saling menghormati," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombespol Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Selasa (18/11) sebagaimana dilansir dari Antara.

Menurut dia, 1.895 personel gabungan itu berasal dari unsur TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta. mereka dikerahkan untuk mengawal sejumlah aksi di Jakarta Pusat.

Dia menyebutkan terdapat tiga fokus pengamanan pada hari ini. Yaitu unjuk rasa DPP Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan beberapa elemen massa di wilayah Gambir, Jakarta Pusat, serta sidang Rapat Paripurna Pengesahan RUU KUHAP dan RUU Perkoperasian di Gedung DPR/MPR.

Selain itu, ada pula unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Mahkamah Konstitusi yang bertempat di Gedung Mahkamah Konstitusi.

"Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan humanis dan profesional," ujar Susatyo.

Dia menegaskan seluruh personel di lapangan tidak dibekali senjata api guna memastikan suasana penyampaian pendapat tetap aman dan nyaman bagi seluruh peserta.

Dia memastikan bahwa kepolisian hadir untuk memberikan ruang dan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.

Lebih lanjut, dia mengimbau para orator agar tetap bijak dan tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu ketegangan antarpeserta unjuk rasa.

Dia mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama aksi berlangsung sehingga massa diimbau agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan atau merusak lingkungan. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore