Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 November 2025, 18.35 WIB

Fenomena Game Online, 3 Kecamatan di Depok Masuk Daftar Tertinggi di Jabar, Kapolres: Bikin Miskin Bukan Kaya

Ilustrasi: Game online ternyata judi online. (Algamus). - Image

Ilustrasi: Game online ternyata judi online. (Algamus).

JawaPos.com - Fenomena game online terlarang di Kota Depok makin memprihatinkan. Data terbaru menunjukkan puluhan ribu warga terlibat, bahkan tiga kecamatan masuk daftar 10 tertinggi di Jawa Barat. 

Dikutip dari Radar Bogor, Kecamatan Cimanggis menempati posisi tertinggi dengan 18.845 pemain, disusul Pancoran Mas sebanyak 16.418 pemain, dan Sukmajaya 15.813 pemain.

Masalah ini kini menjadi perhatian serius kepolisian. Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras meminta masyarakat tidak menganggap sepele aktivitas ini. Ia menegaskan game online terlarang merupakan “penyakit masyarakat” yang harus dibasmi bersama.

"Kami meminta masyarakat untuk dapat terlibat aktif dalam pemberantasan game online terlarang," ujarnya dikutip Senin (24/11).

Kapolres menekankan, dampak negatif dari game online terlarang bukan hanya kecanduan, tetapi juga menghancurkan ekonomi dan mental masyarakat.

Selain kerugian materi, game online terlarang disebut menimbulkan berbagai masalah kesehatan fisik, terganggunya hubungan pribadi, hingga risiko terseret kasus hukum.

Ia menegaskan bahwa tak ada keuntungan dari game online terlarang.

"Masyarakat yang bermain game online terlarang ini tidak akan kaya, justru hanya menyeret pada kemiskinan," ucapnya.

Pernyataan ini mempertegas bahwa perjudian digital dengan embel-embel game bukanlah jalan pintas menuju kekayaan, melainkan jerat ekonomi jangka panjang.

Polres Depok Gencarkan Sosialisasi Bahaya Game Online

Untuk menghentikan laju kecanduan game online terlarang di Depok, Polres Metro Depok terus menggencarkan sosialisasi pencegahan di berbagai kegiatan masyarakat.

Edukasi mengenai bahaya game online disampaikan melalui program ngopi Kamtibmas, serta kegiatan Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas. Tokoh masyarakat dan tokoh agama juga turut dilibatkan agar penyadaran masyarakat semakin massif.

Upaya ini diharapkan mampu menekan angka keterlibatan warga dan membangun kesadaran kolektif bahwa game online terlarang bukan hiburan, melainkan ancaman yang nyata bagi keluarga dan masa depan generasi muda.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore