
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (21/7). (Istimewa)
JawaPos.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka rangkaian kegiatan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Balairung, Balai Kota Jakarta, Kamis (27/11). Agenda itu menjadi langkah awal Pemprov DKI Jakarta dalam merumuskan arah pembangunan dan prioritas program tahun 2027, sesuai ketentuan Kementerian Dalam Negeri.
Rano menyebutkan, proses penyusunan RKPD harus dilakukan secara terarah, terpadu, dan selaras dengan kebijakan nasional. Dia juga mengingatkan pentingnya memastikan pembangunan Jakarta tetap relevan dengan perannya sebagai kota global yang berdaya saing.
“Ini menjadi penanda dimulainya rangkaian penyusunan RKPD 2027 yang akan menjadi panduan pembangunan daerah. Seluruh jajaran harus memastikan proses ini berjalan terarah, terpadu, dan responsif terhadap perubahan,” ujarnya.
Pemprov DKI menyusun RKPD berpedoman pada berbagai dokumen perencanaan nasional, antara lain RPJPN 2025–2045, RPJMN 2025–2029, dan RKP 2027. “Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2024 telah mengamanatkan pemerintah daerah untuk menyusun perencanaan pembangunan secara sistematis, terukur, dan adaptif terhadap dinamika yang berkembang,” katanya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menyebutkan bahwa Pemprov DKI juga harus terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah sekitar demi memastikan sinkronisasi kebijakan. Utamanya, yang mendukung Program Strategis Nasional dan percepatan Indonesia Emas 2045.
“Kondisi makroekonomi Jakarta menunjukkan tren positif. Pada triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,96 persen, inflasi Oktober 2025 sebesar 2,69 persen, dan nilai investasi menembus Rp204,13 triliun,” paparnya.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka di Jakarta juga menurun menjadi 6,05 persen. Lalu, kemiskinan turun menjadi 4,28 persen.
Mengacu pada RPJMD 2025–2029 dan RPJPD 2025–2045, pembangunan Jakarta pada 2027 difokuskan pada penguatan fundamental melalui DKI Strategic Projects, peningkatan posisi Jakarta sebagai kota global lewat Global City Program, serta pengurangan ketimpangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ada tujuh isu strategis yang menjadi perhatian dalam penyusunan RKPD 2027,” katanya. Ketujuh isu itu meliputi kualitas modal manusia, perekonomian yang produktif dan kompetitif, kecukupan penghidupan masyarakat, pemerintahan yang dinamis, kecukupan infrastruktur kota, ekosistem yang berketahanan iklim, dan konektivitas kawasan.
“Seluruh isu tersebut akan menjadi dasar penyusunan program prioritas dan pengembangan wilayah sesuai karakteristik masing-masing kota maupun kabupaten administratif di Jakarta,” katanya.
Setelah RKPD itu dibuka, selanjutnya Pemprov DKI akan menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) secara berjenjang, mulai dari tingkat RW hingga provinsi. “Seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta harus menjaga sinergi dan memastikan pelaksanaan Musrenbang Tahun 2026 serta penyusunan RKPD 2027 berjalan tepat waktu, inklusif, dan berkualitas,” tutupnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
