Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Desember 2025, 01.13 WIB

Gubernur Pramono soal Perayaan Malam Tahun Baru di Jakarta: Kembang Api Nggak Perlu Ada

Gubenur DKI Jakarta akan terus melanjutkan normalisasi dalam mengatasi banjir di Jakarta. (Masria Pane/JawaPos) - Image

Gubenur DKI Jakarta akan terus melanjutkan normalisasi dalam mengatasi banjir di Jakarta. (Masria Pane/JawaPos)

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan perayaan malam tahun baru di Jakarta tidak akan digelar secara berlebihan.

Kebijakan itu diambil untuk menunjukkan empati Jakarta terhadap bencana yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

"Enggak ada kemeriahan yang berlebihan. Saya segera memutuskan kembang api menurut saya juga nggak perlu ada. Jadi pakai drone saja cukup," terang Pramono.

Sebagai bentuk empati kepada warga Sumatera, Pramono juga menyebutkan, akan menyiapkan ruang khusus untuk doa dan kontemplasi, utamanya yang berkaitan tiga provinsi yang dilanda bencana.

Meski begitu, Pramono menegaskan, pemerintah tidak melarang masyarakat untuk tetap bersyukur dengan cara masing-masing.

Terkait akan adanya 14 panggung hiburan untuk perayaan malam pergantian tahun, Pramono langsung membantahnya.

Menurut dia, kepastian rangkaian acara perayaan malam tahun baru akan dirapatkannya bersama jajarannya pada Senin mendatang.

"Besok, Hari Senin akan saya putuskan apa bentuk untuk menyambut tahun baru itu. Tapi yang jelas, saya tidak ingin kita menampakkan kemewahan yang berlebihan dan tidak punya empati atas apa yang terjadi dengan saudara kita yang ada di Sumatera," imbuhnya.

Meski begitu, Pramono kembali menyebutkan, malam pergantian tahun itu tetap dirayakan. Menurutnya, Jakarta sebagai ibu kota negara akan mendapatkan sorotan dunia. Oleh karena itu, dia akan membentuk tim khusus untuk perayaan sederhana tersebut.

"Tetapi apa pun, Jakarta ini kan ibu kota Negara, dan Jakarta sekaligus Kota Global. Di seluruh dunia, momen tahun baru itu kan pasti akan diperbandingkan," jelasnya.

Maka dengan demikian, lanjutnya, walaupun nanti dalam kesederhanaan, saya ingin Jakarta tetap optimistis menyambut 2026 di hadapan dunia. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore