Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Desember 2025, 02.56 WIB

Resmi! Perayaan Tahun Baru di Jakarta Dipusatkan di Bundaran HI, Dilarang Pakai Kembang Api

Ilustrasi Tahun Baru - Image

Ilustrasi Tahun Baru

JawaPos.com - Jakarta tengah bersiap menyambut malam pergantian tahun baru 2026 dengan suasana yang berbeda. Pemprov DKI Jakarta pun mengurangi titik lokasi panggung perayaan malam tahun baru di Jakarta. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuturkan, mulanya direncanakan 14 lokasi panggung dibangun di sepanjang jalan Sudirman - Thamrin.

Namun kini telah diputuskan hanya akan ada 8 titik utama guna menjaga kekhusyukan dan simpati terhadap bencana di Sumatera. 

Bundaran HI Jadi Pusat Keramaian, Kawasan Monas Dihapus dari Daftar 

Perubahan paling mencolok adalah ditiadakannya keramaian di kawasan Monas. Sebagai gantinya, pusat perayaan akan dipusatkan di Bundaran HI yang akan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah.

"Sehingga dengan demikian, titik utamanya nanti ada di Bundaran HI. Di sana akan hadir Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda. Kemudian untuk kawasan Kota Tua akan dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Barat, sedangkan untuk Lapangan Banteng akan dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Pusat," ujar Pramono Anung, Senin (22/12).

Larangan Kembang Api bagi Perhotelan dan Mal

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah tegas dengan melarang penggunaan kembang api bagi pihak pengelola tempat usaha maupun instansi pemerintah. Surat Edaran (SE) Sekda akan segera diterbitkan untuk mengatur hal ini.

Meski begitu, pemerintah memilih pendekatan persuasif bagi masyarakat umum. Gubernur menegaskan tidak akan ada tindakan represif bagi warga yang menyalakan kembang api secara pribadi.

"Mohon maaf, kali ini saya tidak mengadakan razia (kembang api/petasan) untuk itu karena kita sedang menyambut tahun baru, jangan kemudian membuat orang tidak bahagia," ungkapnya.

Namun, ia mengimbau agar warga Jakarta menunjukkan rasa prihatin atas musibah yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.

"Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, saya sebagai Gubernur Jakarta kali ini betul-betul mengimbau masyarakat yang masih berkeinginan bermain kembang api maupun petasan karena peristiwa yang terjadi di Sumatera dan beberapa daerah lain yang perlu keprihatinan kita. Saya mengimbau betul kali ini untuk ditiadakan," katanya. 

Pengganti Kembang Api: Video Mapping dan Pesan "Jangan Menyerah"

Sebagai pengganti pesta kembang api, langit Jakarta akan dihiasi oleh atraksi video mapping menggunakan drone di Bundaran HI dan Monas.

Menariknya, band D’Masiv telah dipilih sebagai penampil utama di Bundaran HI untuk membawakan lagu  "Jangan Menyerah" tepat saat detik-detik pergantian tahun. 

Pemilihan lagu ini dianggap sangat relevan untuk menyemangati bangsa yang sedang berduka akibat bencana alam.

Selain hiburan, setiap panggung di seluruh kantor Wali Kota diwajibkan mengadakan doa bersama lintas agama sebagai bentuk solidaritas nasional.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore