Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Desember 2025, 17.00 WIB

Gelar Wisuda, Tekankan Pendidikan Berdampak di Tengah Disrupsi Digital

Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M. Eng (Rektor UMB), Didampingi Dr. Ir. Teguh Haryono, MBA. (Sekjen Persatuan Insinyur Indonesia) Memberikan Ijazah kepada WIsudawati Profesi Insinyur. (Istimewa) - Image

Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M. Eng (Rektor UMB), Didampingi Dr. Ir. Teguh Haryono, MBA. (Sekjen Persatuan Insinyur Indonesia) Memberikan Ijazah kepada WIsudawati Profesi Insinyur. (Istimewa)

JawaPos.com-Perubahan cepat akibat disrupsi digital menuntut dunia pendidikan tinggi untuk tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga individu yang mampu beradaptasi, berintegritas, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat di luar dunia kampus.

Dalam konteks tersebut, pendidikan dipandang sebagai hal yang penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Berkenaan dengan itu, Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar Wisuda Diploma LIX, Sarjana LXIII, Magister L, Profesi I, dan Doktor X Tahun Akademik 2025/2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, dengan tema “Pendidikan Berdampak untuk Masa Depan Berintegritas, Inovatif, dan Harmoni.” 

Rektor Universitas Mercu Buana Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng. menyampaikan bahwa wisuda bukan merupakan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari pembelajaran berkelanjutan.

Ia menilai lulusan perguruan tinggi saat ini dihadapkan pada tantangan disrupsi digital yang menuntut kemampuan adaptasi tinggi.

Menurut Andi, lulusan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga integritas, kemampuan berkolaborasi, serta kesiapan untuk terus belajar. Dunia kerja, kata dia, membutuhkan individu yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang cepat.

Dia juga menjelaskan bahwa filosofi pendidikan Universitas Mercu Buana berakar pada pemikiran pendiri kampus, almarhum H. Probosutedjo, serta gagasan Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan yang memerdekakan manusia. Nilai integritas, inovasi, dan harmoni disebut menjadi dasar dalam membentuk karakter lulusan UMB.

Dalam kesempatan tersebut, UMB melaporkan sejumlah capaian institusional. Pada 2024, UMB meraih penghargaan sebagai perguruan tinggi dengan jumlah judul hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terbanyak di lingkungan LLDIKTI Wilayah III. Selain itu, UMB menempati peringkat teratas perguruan tinggi swasta berdasarkan pemeringkatan EduRank, Webometrics, SCImago, serta sejumlah pemeringkatan nasional. (*)

UMB juga melahirkan dua guru besar baru, yakni Prof. Dr. Nurhayani Saragih, M.Si. dan Prof. Dr. Augustina Kurniasih, M.E. Kehadiran keduanya diharapkan memperkuat peran UMB dalam pengembangan pendidikan tinggi dan kontribusi bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, Rektor berpesan kepada para wisudawan agar menjaga integritas, terus berinovasi. "Serta membangun harmoni sosial dalam menjalani peran di dunia profesional masing-masing," ujarnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore