
Prakiraan Cuaca hari ini Senin, 22 Januari untuk Wilayah Surabaya dan Sekitarnya./BMKG
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mulai hari ini (27/12) sampai Senin (29/12). Meski belum muncul tanda-tanda akan terjadi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi, BMKG memprediksi Jabodetabek turun hujan sedang-lebat.
Informasi tersebut dibagikan oleh BMKG melalui kanal-kanal resmi. Baik laman resmi BMKG maupun akun media sosial resmi lembaga tersebut. Rinciannya pada 27 Desember 2025 diperkirakan akan turun hujan sedang-lebat di Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor.
Selain itu, pada tanggal yang sama juga diprediksi akan terjadi angin kencang di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Sementara pada Minggu (28/12), BMKG memperkirakan akan turun hujan sedang-lebat di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.
Kemudian pada Senin (29/12), BMKG memprediksi hujan turun dengan intensitas sedang-lebat di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok. Sebelumnya, BMKG juga sudah mengingatkan agar seluruh masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani meminta agar masyarakat senantiasa memantau informasi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu. Termasuk mengantisipasi dampak hidrometeorologi yang mungkin timbul. BMKG berkomitmen terus menyediakan layanan informasi cuaca yang akurat dan terkini, khususnya bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode Nataru.
”Di tengah perayaan Natal 2025 dan tahun baru 2026, BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan agar tetap tenang namun waspada, serta berhati-hati dalam merencanakan aktivitas. Terutama saat melakukan perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, wisata, dan perayaan malam pergantian tahun,” ungkap dia dalam keterangan pada Jumat (26/12).
Dalam keterangan yang sama, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengungkapkan bahwa kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh La Nina lemah yang disertai IOD negatif, aliran angin dari Asia, suhu muka laut yang relatif hangat di perairan Indonesia, serta aktifnya gelombang atmosfer seperti MJO, Kelvin, dan Rossby Ekuator yang mendukung pembentukan awan hujan.
”Selain itu, keberadaan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia selatan Bengkulu dan Bibit Siklon Tropis 96S di selatan NTB turut memberikan pengaruh tidak langsung berupa perlambatan dan pertemuan angin. Kondisi itu dapat meningkatkan potensi hujan dengan intensitas lebih tinggi di beberapa wilayah,” jelasnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
