
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi, mengimbau upaya pemberantasan aksi premanisme di Jakarta. (Istimewa).
JawaPos.com - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi (HKD), menyerahkan sebanyak 4.000 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi kepada peserta didik di Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta Barat. Penyaluran beasiswa ini menyasar siswa dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan perwakilan siswa dan orang tua penerima manfaat dari berbagai sekolah di Jakarta Barat. Program beasiswa PIP aspirasi ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan ekonomi.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memastikan keberlanjutan sekolah para siswa. Hilda, yang akrab disapa HKD, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dijamin tanpa terkecuali.
Menurutnya, bantuan pendidikan seperti PIP memiliki peran penting dalam menjaga semangat belajar siswa, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah bagi setiap keluarga.
“Bantuan ini kami salurkan agar anak-anak bisa tetap bersekolah dengan tenang. Setidaknya, beasiswa ini bisa membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, sehingga anak-anak dapat fokus belajar dan mengejar cita-cita mereka,” kata Hilda kepada wartawan, Minggu (28/12).
Ia menjelaskan, beasiswa PIP aspirasi diberikan kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Pendekatan lintas jenjang tersebut dinilai penting untuk memastikan dukungan pendidikan yang berkelanjutan serta mencegah terjadinya putus sekolah.
“Kami ingin pendampingan pendidikan ini berjalan berkesinambungan. Sejak pendidikan dasar hingga menengah, anak-anak harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk terus melanjutkan sekolah dan berkembang sesuai potensi mereka,” ucapnya.
Legislator PDIP itu mengapresiasi peran sekolah, tenaga pendidik, serta orang tua yang telah membantu proses pendataan dan verifikasi penerima beasiswa. Ia menilai, kolaborasi yang baik antarsemua pihak menjadi kunci agar program berjalan transparan dan tepat sasaran.
Hilda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan program-program aspirasi di bidang pendidikan. Ia berharap beasiswa PIP aspirasi tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga memotivasi siswa untuk terus berprestasi dan membangun masa depan yang lebih baik.
“Program ini bisa terlaksana dengan baik karena adanya kerja sama dari sekolah dan orang tua. Ke depan, kerja sama seperti ini perlu terus dijalin agar manfaat bantuan pendidikan benar-benar dirasakan oleh siswa yang betul-betul membutuhkan,” pungkasnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
