Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Desember 2025, 19.42 WIB

Tragis! Gadis Asal Depok Tewas Mengenaskan jadi Korban Jambret di Kemayoran Usai Hadiri BigBang Festival

Ilustrasi: Pelaku jambret

JawaPos.com - Seorang gadis remaja asal Depok berinisial W, 21, meregang nyawa usai menjadi korban penjambretan sadis di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Insiden berdarah ini terjadi di Jalan HBR Motik pada Senin (29/12) malam, saat korban sedang dalam perjalanan pulang.

Kanit Reskrim Polsek Kemayoran Iptu Budi Setiadi mengonfirmasi bahwa korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala.

"Korban bernisial W meninggal di rumah sakit (RS) Hermina, kondisi korban sangat mengenaskan kepalanya pecah," ujar Iptu Budi Setiadi saat dikonfirmasi, Rabu (31/12).

Kronologi Kejadian: Bermula dari Google Maps

Peristiwa memilukan ini bermula saat W bersama kekasihnya, F, 25, baru saja selesai menikmati acara di BigBang Festival di PRJ, Kemayoran. Keduanya bermaksud pulang menuju arah Cilandak dengan mengandalkan aplikasi navigasi.

Karena tidak hafal jalan, W memegang ponsel milik kekasihnya untuk memantau rute. Namun, saat melintasi Jalan HBR Motik, seorang pelaku yang mengendarai motor matic tiba-tiba memepet kendaraan mereka.

"Mereka mau balik pakai google map menuju Cilandak. Handphone yang dipakai milik pacarnya korban," jelas Budi.

Aksi nekat pelaku tak hanya sebatas merampas ponsel. Dalam upayanya mengambil barang berharga tersebut, pelaku menyenggol motor yang dikendarai korban hingga keduanya terjatuh keras ke aspal.

Benturan hebat tersebut berakibat fatal bagi W. Sementara itu, kekasihnya, F, mengalami luka-luka dan sesak napas akibat insiden tersebut.

"Korban ini motornya disenggol dan terjatuh. Nass korban yang cewek meninggal karena palanya pecah. Sedangkan yang cowok mengalami luka lecet dan dadanya sesak yang saat ini masih dirawat di RS Hermina," ungkap Budi.

Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga beraksi seorang diri. Tim penyidik telah mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

"Kasusnya masih kita selidiki dan memeriksa beberapa CCTV. Korban juga sudah dimakamkan oleh keluarganya di Depok," imbuhnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore