Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Desember 2025, 19.46 WIB

Penutupan Jalan Sudirman-Thamrin Mulai Sore Nanti, Ini Titik-Titik Kantong Parkir untuk Masyarakat yang Berniat Rayakan Tahun Baru di CFN

Warga diimbau tak bawa kembang api saat malam tahun abru di sekitar Thamrin dan Monas

JawaPos.com - Aparat kepolisian sudah menyiapkan beberapa kantong parkir untuk masyarakat yang berniat merayakan malam pergantian tahun di Car Free Night (CFN). Lantaran penutupan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan M. H. Thamrin berlangsung mulai sore nanti, masyarakat diimbau memarkir kendaraan pada kantong-kantong parkir yang sudah disediakan.

”Mengingat pukul 18.00 WIB Jalan (Sudirman-Thamrin) sudah ditutup, masyarakat bisa menggunakan transportasi umum MRT,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin.

Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyarankan masyarakat menggunakan kendaraan umum untuk menjangkau lokasi pelaksanaan CFN di Sudirman-Thamrin. Namun demikian, masyarakat yang tetap membawa kendaraan pribadi diminta memarkir kendaraan pada kantong-kantong parkir yang sudah tersedia.

”Ada beberapa kantong parkir yang bisa digunakan seperti di Jalan Sudirman itu ada di GBK, kemudian juga di sekitaran Monas ada IRTI. Kemudian beberapa titik lain yang memang bisa digunakan ataupun lazim digunakan pada saat masyarakat melaksanakan Car Free Day di hari Minggu,” terang dia.

Komarudin menegaskan, selama CFN hanya beberapa kendaraan yang diizinkan melintas. Yakni ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan darurat dari petugas medis. Di luar itu, tidak boleh ada yang melintas. Bahkan Transjakarta yang biasa melintasi Sudirman-Thamrin hanya akan melayani penumpang sampai Bundaran Senayan di Jakarta Selatan (Jaksel) dan Patung Kuda di Jakarta Pusat (Jakpus).

”Tentunya ada beberapa ruas yang memang harus kami batasi, mengingat kami juga perlu mengantisipasi jalur evakuasi. Kemudian yang nanti akan diizinkan masuk ke Jalan Sudirman-Thamrin hanya teman-teman dari tim medis, mobil ambulans, mobil damkar, itu yang boleh berada di jalur tersebut. Selebihnya tentu harus kami batasi,” tegasnya.

Demi menghindari bertambahnya titik kemacetan, Komarudin meminta masyarakat tidak mengikuti arahan juru parkir (jukir) liar. Menurut dia, antisipasi keberadaan jukir liar sudah dikoordinasikan dengan petugas dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta. Itu dilakukan lantaran keberadaan parkir liar kerap menjadi tambahan sumbatan arus lalu lintas.

”Oleh karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat yang nantinya akan datang dengan membawa kendaraan sendiri, ikuti petunjuk dan arah yang diberikan oleh petugas kami. Karena ada ruas-ruas jalan yang memang kami batasi, sehingga tidak seluruh ruas jalan ini terpakai. Minimal ada satu lajur yang bisa kita gunakan untuk mengantisipasi kalau ada situasi kedaruratan,” tegasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore