Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Januari 2026, 23.47 WIB

Naik 7,5%, MRT Jakarta Angkut 326 Ribu Pelanggan Selama Libur Tahun Baru

Rangkaian kereta MRT Jakarta melintas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Rangkaian kereta MRT Jakarta melintas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Sebanyak 326 ribu orang menggunakan MRT Jakarta saat libur tahun baru 2026. Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo menuturkan, antusiasme masyarakat melonjak drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama dua hari perayaan, yakni 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026, MRT Jakarta menerapkan tarif murah Rp1.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat total 326.372 pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta saat penerapan tarif Rp1,00," ujar Rendy Primartantyo, Sabtu (3/1).

Rinciannya, pada hari pertama terdapat 185.895 pelanggan, disusul 140.477 pelanggan pada hari kedua. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 7,59% dibandingkan periode tahun baru sebelumnya yang hanya mencapai 303.345 pelanggan.

Demi mengakomodasi warga yang ingin pulang setelah acara kembang api, MRT Jakarta memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada hari pertama tahun 2026.

Tak hanya soal jam operasional, aspek keamanan pun diperketat. Rendy menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi khusus untuk mengantisipasi kepadatan di stasiun.

"Selain melakukan penyesuaian jadwal operasional dan tarif, MRT Jakarta juga melakukan sejumlah persiapan dan mitigasi terkait pengelolaan lonjakan pelanggan (crowd management) seperti penambahan personel, stok kartu, dan alat pembaca kartu di stasiun," katanya.

Menariknya, MRT Jakarta kini bukan sekadar alat transportasi, melainkan destinasi wisata. Kawasan seperti Blok M Hub terbukti menjadi magnet bagi warga Jakarta untuk sekadar bersantai maupun menikmati ruang terbuka publik.

Tercatat sebanyak 145.855 orang mengunjungi kawasan Blok M Hub selama periode libur tahun baru tersebut. Fenomena ini membuktikan bahwa pengembangan stasiun dengan prinsip transit inklusif mampu menarik minat masyarakat untuk beralih ke transportasi umum.

"Pengembangan kawasan di sekitar stasiun dengan prinsip transit dan inklusif kini menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk datang dan menikmati kota. Ketertarikan ini mendorong peningkatan angka keterangkutan transportasi publik, khususnya MRT Jakarta," imbuh Rendy.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore