
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. (YOGI WAHYU PRIYONO/JAWA POS)
JawaPos.com - Kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno di Provinsi DKI Jakarta digambarkan seolah berada di tengah lautan yang penuh dengan berbagai gelombang tantangan.
Tugas utama yang diemban adalah mengantarkan ibu kota negara ini untuk menjadi kota global dan pusat bisnis internasional yang berkelas, sebuah pekerjaan rumah besar yang membutuhkan penyelesaian komprehensif dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, serta sektor perekonomian, hukum, pendidikan, kemasyarakatan, sosial, dan budaya, Pemprov DKI tidak bekerja sendiri. DPRD DKI Jakarta berperan sebagai mitra kerja sekaligus lembaga kontrol kinerja pemerintah provinsi.
Baik pihak eksekutif maupun legislatif secara konsisten berusaha dengan maksimal agar setiap langkah pembangunan dapat berjalan dengan lancar, khususnya di bidang pemerintahan, hukum, ekonomi, budaya, dan sosial, dengan tujuan akhir terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh warga Jakarta.
Informasi mengenai proses, keberhasilan, serta kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan tersebut seharusnya menjadi fokus pembahasan di berbagai platform media, mulai dari media intern DPRD, media cetak, elektronika, hingga media sosial. Tujuannya adalah untuk menyebarkan informasi secara transparan kepada masyarakat luas, sehingga terjadi pemahaman bersama terkait perkembangan yang terjadi di Jakarta.
Kota Jakarta yang memiliki sejarah panjang akan segera memasuki usia menjelang lima abad (500 tahun). Anggota Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Bidang Geopolitik dan Geostrategi Manajemen Pemerintahan, Ermaya Suradinata menegaskan, kepemimpinan pasangan Pramono Anung-Rano Karno memang berada di tengah berbagai tantangan yang tak mudah.
Sebagai Provinsi dengan kepadatan penduduk tinggi dan kota metropolitan terbesar di negara ini, Jakarta memiliki struktur permasalahan yang sangat kompleks.
Hal itu ditegaskan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. Dia menyebut permasalahan Jakarta tidak hanya terbatas pada kemacetan lalu lintas yang menjadi momok sehari-hari, tetapi juga meliputi pengelolaan sampah yang masih perlu diperbaiki, kemiskinan ekstrem, dinamika sosial budaya yang kompleks, hingga ketidakmerataan dalam akses terhadap berbagai pelayanan dasar.
Di sisi lain, masyarakat Jakarta memiliki harapan yang besar terhadap kepemimpinan Pramono-Rano. "Mereka menanti kehadiran kepemimpinan yang mampu memberikan perubahan nyata dan mengimplementasikan seluruh janji-janji kampanye yang disampaikan saat Pilkada," kata Khoirudin pada Senin (5/1).
Khoirudin mengungkapkan bahwa DPRD terus menjalin komunikasi timbal balik dan kerja sama yang erat di berbagai bidang pembangunan dengan Pemprov DKI. Semua upaya tersebut dilakukan untuk mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global dan bisnis internasional yang diharapkan.
"Sehingga, janji-janji mereka (Pramono-Rano) saat kampanye Pilkada diharapkan bukan sekadar retorika, tetapi komitmen nyata yang bisa mengubah wajah Jakarta menuju arah yang lebih baik," ujar Khoirudin. (Ygi)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
