Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Januari 2026, 16.25 WIB

Forum Warga Parung Panjang Sampaikan sejumlah Poin Penting untuk Rudy Susmanto dan KDM, Terkait Masalah Apa?

Salah satu warga menyebut Parung Panjang keindahannya seperti di Jepang tanpa truk tambang. (Instagram: dedimulyadi71). - Image

Salah satu warga menyebut Parung Panjang keindahannya seperti di Jepang tanpa truk tambang. (Instagram: dedimulyadi71).

JawaPos.com - Forum Warga Parung Panjang menyampaikan sejumlah poin penting ditujukan untuk Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM untuk kebaikan sektor pertambangan dan juga wilayah Parung Panjang dan sekitarnya.

Mewakili masyarakat, Forum Warga Parung Panjang dalam keterangannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rudy Susmanto dan KDM atas perbaikan jalan yang telah dilakukan, sehingga membuat banyak warga jadi merasa lebih nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

"Kami selaku perwakilan masyarakat di Parung Panjang ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas perhatian dan upaya nyata dalam melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya," kata Ardian selaku Ketua Forum Warga Parung Panjang.

"Perbaikan infrastruktur jalan tersebut telah memberikan dampak positif bagi kelancaran aktivitas masyarakat, perekonomian, serta kenyamanan berkendara sehari-hari," imbuhnya.

Ardian juga menyatakan, selama betahun-tahun, jalan di Parung Panjang tidak diperbaiki secara serius. Perbaikan jalan selama ini hanya sekadar tambal sulam. Alhasil, jalan provinsi ini rusak lagi dalam hitungan bulan pasca perbaikan.

Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi atau KDM, jalan di Parung Panjang,Cigudeg, dan Rumpin, diperbaiki secara serius dengan menelan anggaran sangat besar mencapai ratusan miliar.

"Seiring dengan meningkatnya kualitas jalan, arus kendaraan tambang bermuatan besar kembali meningkat dan kerap melintas melalui jalan umum yang juga digunakan oleh masyarakat. Kondisi ini menimbulkan risiko kerusakan jalan dalam waktu singkat serta meningkatkan potensi kecelakaan seperti yang kerap terjadi tahun-tahun silam," katanya.

"Melalui surat ini, kami memberikan rekomendasi sekaligus permohonan agar kendaraan tambang bermuatan besar dapat dilarang melintas di jalan umum Parung Panjang,"imbuhnya.

Forum Warga Parung Panjang juga merekomendasikan agar jalan khusus tambang dapat menjadi program penting pemerintah daerah di tahun 2026 ini. Hal ini dinilai mendesak untuk memastikan jalan yang menelan dana ratusan miliar tidak menguap sia-sia.

Dengan adanya jalan khusus tambang, menurut Forum Warga Parung Panjang, akan menguntungkan bagi semua. Menguntungkan ekosistem usaha pertambangan yang lebih kondusif karena bisa beroperasi 24 jam, menguntungkan pemerintah daerah pendapatan dari sektor pertambangan meningkat, dan menguntungkan warga tidak terganggu oleh aktivitas pertambangan.

"Maka dari itu, pembangunan jalan khusus tambang dapat dijadikan prioritas utama pelaksanaan program pemerintah daerah di tahun ini," katanya.

"Kami meyakini bahwa keberadaan jalan khusus tambang akan menjadi solusi terbaik untuk keselamatan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas industri pertambangan secara tertib dan teratur," imbuhnya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore