Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Januari 2026, 20.20 WIB

Pedagang Beras Ditembak Maling Motor Bersenpi di Palmerah Jakbar, Aksi Heroiknya Terekam CCTV

Rekaman CCTV detik-detik warga tangkap pelaku curanmor bersenjata sebelum akhirnya melepaskan tembakan di Palmerah, Rabu (7/1/2026). (Istimewa) - Image

Rekaman CCTV detik-detik warga tangkap pelaku curanmor bersenjata sebelum akhirnya melepaskan tembakan di Palmerah, Rabu (7/1/2026). (Istimewa)

JawaPos.com - Aksi heroik seorang penjual beras di Palmerah, Jakarta Barat, berakhir tragis. Mahlil, 24, harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditembus timah panas oleh komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api, Rabu (7/1) pagi.

Peristiwa mencekam di Jalan Andong III, Kota Bambu Selatan ini terekam jelas oleh kamera CCTV dan dashcam warga.

Korban ditembak saat berusaha menggagalkan pelarian pelaku yang menggasak motor milik warga.

Detik-Detik Penembakan Terekam CCTV

Berdasarkan rekaman yang beredar, Mahlil terlihat berani menghadang pelaku yang tengah berusaha kabur.

Nahas, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan langsung melepaskan tembakan ke arah korban dari jarak dekat.

Ketua RT 05 RW 06 Kelurahan Kota Bambu Selatan, Tri Lugianto, mengonfirmasi bahwa korban tertembak di bagian kaki.

"Yang terkena tembakan itu penjual beras di depan sana. Kalau enggak salah sebelah kanan, di daerah betis," ujarnya, Kamis (8/1).

Menurut keterangan saksi, situasi di lokasi sempat memanas saat warga mencoba mengepung pelaku. Karena terdesak, pelaku nekat melepaskan tembakan berkali-kali untuk membubarkan massa.

"Sesuai informasi itu sekitar dua atau tiga kali tembakan. Tiga kali. Dari arah depan, menembus rumah depan ini, lalu ke sini. Proyektilnya juga kami temukan," jelas Tri.

Ia juga menambahkan, pelaku sempat terlibat perkelahian dengan warga sebelum akhirnya mengeluarkan senjata api.

"Sempat terjadi perkelahian, pelaku mengacungkan senjata api. Mungkin karena panik atau kondisi tidak kondusif, akhirnya senjata itu dilepaskan begitu saja," katanya.

Pelaku Kabur Sambil Acungkan Senjata

Setelah menembak Mahlil, kedua pelaku langsung tancap gas. Mereka bahkan sempat mengancam warga sekitar yang berada di jalur pelarian mereka.

"Pelaku lari ke arah sana sambil mengacungkan Senpi. Penjual bubur di sana tahu persis wajahnya," tambah Tri.

Ia menegaskan bahwa Mahlil bukanlah pemilik motor, melainkan warga sekitar yang murni ingin membantu. "Sesuai rekaman CCTV, penjual beras itu sempat menahan pelaku. Tapi bersamaan pelaku mengeluarkan senjata api," ucapnya.

Polisi Buru Komplotan Begal Bersenpi Palmerah

Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora menyatakan, pihaknya telah menerima laporan resmi korban. Kini pengejaran intensif terhadap para pelaku tengah dilakukan. "Korban sudah buat LP (laporan polisi)," kata Gomos, Kamis (8/1).

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore