Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Januari 2026, 22.51 WIB

Banjir Bekasi, Satu Remaja Meninggal Dunia Tenggelam di Lapangan

Warga Desa Bojongsari, Kabupaten Bekasi, mengevakuasi korban banjir yang meninggal dunia usai tenggelam di area lapangan sepak bola yang terendam setinggi dua meter. (Pradita Kurniawan Syah/Antara) - Image

Warga Desa Bojongsari, Kabupaten Bekasi, mengevakuasi korban banjir yang meninggal dunia usai tenggelam di area lapangan sepak bola yang terendam setinggi dua meter. (Pradita Kurniawan Syah/Antara)

JawaPos.com–Musibah banjir yang melanda Desa Bojongsari, Kabupaten Bekasi, menyebabkan satu remaja berinisial J, 19, meninggal dunia. Korban tenggelam di area lapangan sepak bola yang terendam air setinggi dua meter.

Remaja asal Kampung Nanggewer, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, itu ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola usai bermain bersama tiga rekannya.

”Kejadiannya kemarin siang. Korban sempat berenang sejauh 50 meter dari daratan dan berhenti bergelantungan di tiang gawang, kemungkinan karena kelelahan,” kata tenaga medis setempat, Taryana, seperti dilansir dari Antara Selasa (20/1).

Dia mengungkapkan, ketiga rekan yang melihat kondisi korban sudah melemah segera berenang menuju daratan untuk meminta bantuan warga sekitar. Namun tak lama kemudian korban tenggelam.

Menerima laporan rekan korban, warga setempat memulai proses pencarian meski sempat terkendala. Sebab, sarana perahu yang biasa digunakan sedang dipakai untuk mengevakuasi korban banjir lain.

”Saat ditemukan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Nadinya tidak teraba, tidak ada napas, wajahnya pucat dan membiru,” ucap Taryana.

Taryana mengaku sempat memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP) dengan kompresi dada selama 10 menit. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Ambulans yang datang ke lokasi kemudian memastikan bahwa korban telah meninggal dunia.

Pihak keluarga korban meminta agar jenazah segera dipulangkan ke rumah duka. Berdasar informasi yang dihimpun, korban diketahui dapat berenang. Namun, diduga saat kejadian dia dalam kondisi kurang sehat. ”Kemungkinan besar karena korban kurang sehat sehingga korban tenggelam,” terang Taryana.

Diketahui, banjir di wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin disebabkan luapan Sungai Citarum dan Cibeet. Warga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di area banjir demi mencegah insiden serupa terulang kembali.

”Kita imbau masyarakat untuk untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di area banjir demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Camat Kedungwaringin Maman Badruzaman.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore