Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Februari 2026, 22.11 WIB

Jakarta Dikepung Banjir: 39 RT di Petogogan Terendam Luapan Kali Krukut Hari Ini

Ilustrasi banjir Jakarta - Image

Ilustrasi banjir Jakarta

JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak pagi tadi mulai berdampak pada sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan puluhan RT di wilayah Jakarta Selatan kini terendam banjir akibat luapan kali dan curah hujan ekstrem.

Hingga Rabu (4/2) siang, tercatat puluhan wilayah masih berjuang melawan genangan air. Berdasarkan data terbaru, wilayah Jakarta Selatan menjadi titik yang paling terdampak.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Mohamad Yohan menuturkan, puluhan RT di satu kelurahan terendam cukup signifikan akibat meluapnya kali krukut.

"Jakarta Selatan terdapat 39 RT, yang terdiri dari Kelurahan Petogogan: 39 RT. Ketinggian: 30 cm. Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut," ujar Yohan, Rabu (4/2).

Meluapnya Kali Krukut yang tak mampu menampung debit air kiriman dan lokal membuat pemukiman warga di Petogogan tergenang hingga setinggi lutut orang dewasa.

Selain pemukiman warga, akses transportasi juga mulai terganggu. Di Jakarta Timur, satu ruas jalan utama dilaporkan tergenang air yang cukup tinggi, sehingga menghambat laju kendaraan.

"Jalan tergenang terdapat 1 ruas jalan, data wilayah terdampak sebagai berikut: Jl. DI Panjaitan, Kel. Cipinang Cempedak, Jakarta Timur. Ketinggian: 35 cm," tambah Yohan.

Para pengendara yang melintasi jalur DI Panjaitan diimbau untuk waspada atau mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan panjang akibat genangan tersebut.

Tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk mempercepat proses penyurutan air. Koordinasi lintas dinas dilakukan secara intensif demi memastikan infrastruktur drainase bekerja maksimal.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik," jelasnya.

Selain melakukan penyedotan, petugas juga mulai menyiapkan kebutuhan dasar bagi para warga yang terdampak genangan di lapangan.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa jam ke depan.

"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," imbuh Yohan.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore