Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Februari 2026, 03.17 WIB

Ojol Tak Sadarkan Diri Hantam Lubang di Flyover Grogol, Begini Reaksi Pramono Anung

kondisi jalan berlubang di Jalan Gayungsari Barat X. (Juliana Christy/Jawa Pos) - Image

kondisi jalan berlubang di Jalan Gayungsari Barat X. (Juliana Christy/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kondisi jalan berlubang di Jakarta kembali memakan korban. Seorang pengemudi ojek online (ojol) dilaporkan mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif setelah menghantam lubang di Flyover Grogol, Jakarta Barat, pada Senin (9/2).

Kecelakaan tragis ini sempat terekam dan viral di media sosial. Melansir akun Instagram @gema.jakarta, korban seketika tak sadarkan diri dan terkapar di aspal sesaat setelah motornya terperosok ke dalam lubang jalan yang cukup dalam.

Menanggapi insiden tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku baru mendengar kabar mengenai nasib pengemudi ojol yang menjadi korban di wilayah Jakarta Barat tersebut.

"Nanti saya cek dulu ya, saya belum tahu," kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis (12/2).

Meski belum mengetahui detail kondisi korban secara spesifik, Pramono memastikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus bergerak cepat melakukan perbaikan infrastruktur.

Target Penambalan 6.000 Titik Jalan Rusak

Pramono menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang gencar melakukan penambalan jalan di berbagai titik strategis Jakarta untuk meminimalisir risiko kecelakaan serupa.

"Memang lubang-lubang yang pada waktu minggu lalu kita hitung ada 6.000, udah hampir sebagian besar kita tambal," ujar Pramono.

Namun, ia secara jujur mengakui bahwa metode penambalan ini hanyalah solusi darurat. Ia menyebut proses perbaikan jalan secara menyeluruh di ibu kota masih membutuhkan waktu.

"Bahwa apakah penambalan itu sudah menyelesaikan secara keseluruhan meng-cover Jakarta, saya harus mengatakan belum," ucap Pramono.

Atas insiden yang menimpa driver ojol di Flyover Grogol, Pramono menyampaikan rasa prihatin dan permohonan maafnya kepada warga Jakarta.

"Kalau ada peristiwa seperti yang terjadi di Grogol, ya itu adalah peristiwa yang tentunya Pemerintah Jakarta mohon maaf dan tidak ada keinginan sama sekali untuk membiarkan itu," klaim Pramono.

Pramono mengimbau agar para pengguna jalan lebih waspada, terutama saat melintasi area yang rawan kerusakan.

"Dengan demikian kami meminta kepada seluruh masyarakat yang beraktivitas di Jakarta untuk tempat-tempat tertentu mereka untuk berhati-hati," imbuhnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore