Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Februari 2026, 05.56 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano: Dari Pemutihan Ijazah hingga "Mak Comblang" Kerja

Setahun sudah duet Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno menakhodai Ibu Kota. (istimewa) - Image

Setahun sudah duet Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno menakhodai Ibu Kota. (istimewa)

JawaPos.Com - Setahun sudah duet Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno menakhodai Ibu Kota. Melalui visi "Membangun Jakarta Dari Bawah," berbagai program prioritas Pemprov DKI Jakarta telah dijalanlan. Mulai dari urusan ijazah hingga peluang kerja internasional.

Dalam acara refleksi setahun kepemimpinan di Taman Ayodya, Jakarta Selatan, Jumat (20/2), sejumlah pihak menyampaikan apresiasi.

Salah satu program yang dianggap paling menyentuh adalah Pemutihan Ijazah. Kebijakan ini menjadi penyelamat bagi siswa yang ijazahnya tertahan karena kendala biaya. Ahmad Amirudi, alumni SMK Al Falah, kini bisa bernapas lega karena dokumen kelulusannya sudah di tangan.

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan pemutihan ijazah ini. Kini ijazah saya sudah bisa digunakan untuk melamar pekerjaan sehingga sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga serta membantu meningkatkan ekonomi keluarga," ujar Ahmad.

KJMU: Kuliah Tenang Tanpa Bayang-Bayang Biaya

Di level pendidikan tinggi, beasiswa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tetap menjadi primadona. Khairunisa, mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah, mengaku dukungan finansial ini membuatnya bisa fokus mengejar prestasi tanpa pusing memikirkan biaya kuliah.

"Saya bersyukur bisa menjadi penerima KJMU karena bantuan ini memberi ruang bagi saya untuk fokus belajar tanpa terlalu khawatir soal biaya. KJMU menjadi penyemangat untuk terus berproses, berkembang, dan membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi," ucap Nisa.

Job Fair Jadi "Mak Comblang" Pengangguran

Tak hanya pendidikan, Pemprov DKI juga gencar memerangi pengangguran lewat job fair. Winona Nathania Mulya, seorang fresh graduate, sukses memetik hasil manis dengan mendapatkan pekerjaan sebagai teaching assistant melalui acara ini.

"Alhamdulillah, saat ini saya sudah bekerja sebagai teaching assistant di Spark English dengan penempatan di kantor cabang Kalimalang. Saya menjadi salah satu penerima manfaat dari perekrutan job fair yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta. Job fair menjadi ‘mak comblang’ bagi pencari kerja, termasuk saya, hingga bisa memperoleh pekerjaan yang diimpikan," terangnya.

Transformasi Birokrasi hingga Level Kelurahan

Kepemimpinan Pramono-Rano juga fokus pada peningkatan kapasitas aparatur wilayah. Lurah Ancol, Bijakri Saud Maruli Manik, menceritakan pengalamannya mengikuti program pembelajaran internasional di Singapura.

"Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kesempatan mengikuti Smart and Sustainable Jakarta Programme 2026 di Singapura menjadi pengalaman berharga. Program ini membuka wawasan sekaligus memperkuat kapasitas kami dalam membangun Jakarta yang cerdas dan berkelanjutan," papar Bijakri.

Selama satu tahun terakhir, Pemprov DKI Jakarta memang konsisten memperkuat layanan dasar, keberlanjutan bansos, hingga pengembangan transportasi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih berkualitas bagi seluruh warga ibu kota.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore