Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Februari 2026, 15.14 WIB

Warga ber-KTP Luar Jakarta Boleh Ikut Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) berfoto dengan pemudik saat pemberangkatan Program Mudik Gratis di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (26/03/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta juga bisa diikuti oleh warga ber-KTP luar Jakarta.

Mereka dipersilakan untuk mendaftarkan diri pada program mudik gratis yang sudah dibuka sejak Minggu (22/2) lalu.

"Diprioritaskan KTP DKI. Tapi, kami tidak menutup kemungkinan jika memang ada masyarakat yang memiliki KTP non-DKI, tetap akan kami layani," kata Kabid Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta Emanuel Kristanto dalam siniar OKESIP (Obrolan Kekinian Seputar Informasi Publik) di Jakarta, sebagaimana dilansir dari Antara, Rabu (25/2).

Pendaftaran bisa dilakukan secara online di website mudikgratis.jakarta.go.id, dengan melampirkan KTP dan KK. Satu KK hanya bisa melakukan pendaftaran untuk empat peserta.

Pendaftaran dan verifikasi dibagi menjadi tiga kluster berdasarkan tujuan, untuk menghindari kepadatan seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Kluster pertama yakni untuk tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap. Pendaftaran kluster ini dibuka pada 22-24 Februari 2026 sementara waktu verifikasi pada 25-27 Februari 2026.

Kluster kedua, tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan. Pendaftaran kluster ini dibuka pada 25-27 Februari 2026, dan verifikasinya pada 28 Februari-2 Maret 2026.

Kluster ketiga, tujuan Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo. Pendaftaran kluster ini dibuka pada 28 Februari-2 Maret 2026, dan verifikasinya pada 3-5 Maret 2026.

"Setelah verifikasi, lalu pemberangkatan. Untuk penumpang, berangkat di Monas pada 17 Maret 2026. Lalu untuk sepeda motor di Terminal Pulogadung pada 16 Maret 2026," kata Emanuel.

Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyediakan 366 bus untuk arus mudik, lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang menyediakan 293 bus.

Sementara untuk arus balik, disediakan 295 bus dari 20 daerah tujuan dengan kuota 11.800 penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 228 bus.

Melalui Program Mudik Gratis, tambah Kristanto, Pemprov DKI Jakarta berupaya menyediakan sarana angkutan umum yang aman dan nyaman, sekaligus memecah kepadatan lalu lintas selama masa arus mudik Lebaran.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore